Wednesday, 18 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Ngabalin Imbau Masyarakat Tak Sebar Hoax Provokasi Soal Aksi Manokwari di Medsos

Tidak ada cara lain kecuali memang dihimbau kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan foto-foto, video-video yang cenderung memprovokasi publik, memprovokasi masyarakat

Aisyah Isyana - 19/08/2019 17:25

Beritacenter.COM - Masyarakat diimbau agar tak menyebarkan foto maupun video terkait aksi massa di Papua dan Papua Barat. Imbauan itu disampaikan Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, agar masyarakat turut menjaga situasi kondusif dan mencegah timbulnya potensi timbulnya provokasi.

"Tidak ada cara lain kecuali memang dihimbau kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan foto-foto, video-video yang cenderung memprovokasi publik, memprovokasi masyarakat," ujar Ngabalin, di kantor Kemenko Polhukam, Senin (19/8/2019).

"Karena itu akan membuat situasi yang tidak bagus bagi orang Papua baik di Jayapura, baik di Manokwari, diseluruh tanah Papua maupun yang ada di beberapa tempat lain," sambungnya.

Baca juga :

Selain itu, Ngabalin juga meminta masyarakat untuk dapat menyaring kembali informasi yang didapat dan tidak ikut menyebarkan berita-berita yang belum jelas kebenarannya (hoax), yang justru nantinya malah akan menimbulkan masalah baru.

"Diimbau kepada seluruh masyarakat bisa lebih teliti untuk tidak ikut menyebarkan berita-berita yang hoax, memprovokasi, konten-konten yang memanas-manasi sehingga tidak lebih banyak menimbulkan masalah negatif negatif di publik," ujarnya.

Dia menilai, situasi sebenarnya dilapangan sejatinya tak seperti yang beredar di media sosial. Oleh karenanya, dia sangat menyayangkan ucapan oknum yang memincu keributan di Papua-Papua Barat. Hal ini sebelumnya juga telah disampaikan Menko Polhukam Wiranto.

"Ini situasi tidak seperti yang dibayangkan di media sosial. Biasa saja, tetapi memang pemerintah menyampaikan penyesalan terhadap pilihan-pilihan kata narsis yang disampaikan oknum-oknum, karena itu ya, atas nama orang Papua kita menyesalkan, sangat menyesalkan," kata Ngabalin.

Ngabalin yang juga merupakan putra daerah, menyebut orang Papua sebagai orang yang penyayang. "Kalau orang Papua itu kan sebetulnya penyejuk, penyayang. Kami-kami ini kan kelihatan aja agak kulit gelap, keriting, tapi hatinya hati penuh penyayang," ucap Ngabalin.

"Karena kalau terjadi perusakan pada fasilitas-fasilitas umum yang rugi juga nanti ya, kita sendiri khususnya di Papua Barat ya. Sebagai orang Papua Barat, orang Fakfak, anak adat, saya tentu mengimbau kepada temen-teman, adik-adik saudara-saudara semua supaya bisa agak tenang," sambungnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA