Tuesday, 20 Oct 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Polisi Tangkap 3 Orang Terkait Ganja Senilai Rp60 Juta dan Ribuan Pil Dextro di Bandung

Aisyah Isyana - 19/08/2019 16:52

Beritacenter.COM - Tiga tersangka pengedar narkoba diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Bandung, Jawa Barat. Tak hanya meringkus tiga pelaku, polisi juga menyita ribuan dextro dan delapan kilogram ganja asal Aceh.

"Dalam perkara ini ada tiga tersangka yang diamankan, inisial R alias B dan atas nama US yang sama-sama kasus ganja. Sementara MR terjerat perkara penyalahgunaan farmasi (dextro) tanpa izin," kata Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan di Mapolres Bandung, Senin (19/08/2019).

Baca juga :

Menurutnya, tersangka US mengambil ganja dari Jakarta untuk kemudian diedarkan diwilayah Kabupaten Bandung. Sementara tersangka R mengambil barang disekitar Deyeuhkolot untuk kemudian juga diedarkan di Kabupaten Bandung.

"Dari tersangka R kami mengamankan tiga paket ganja ukuran besar, dibungkus lakban warna kuning kemudian sembilan paket sedang. Kemudian dari tersangka US diamankan satu paket besar ganja kemudian dua paket kecil, dan satu bungkus plastik berisikan ganja juga," ucapnya.

Tersangka US dijanjikan mendapat upah sebesar Rp1,5-Rp 2 juta untuk mengedarkan ganja tersebut. Indra menyebut kedua pengedar ganja itu merupakan jaringan Aceh. Barang bukti ganja yang disita diketahui senilai sekitar Rp60 juta. "Mereka jaringan Aceh," katanya.

"Keduanya dijerat Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 111 ayat 2 Undang-undang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun," katanya.

Saat ini, polisi masih memburu dua orang DPO yang berperan memerintahkan pengambilan barang, yakni P dan T. Selain ganja, polisi juga mengamankan tersangka MR, yang kedapatan menjual obat-obatan jenis dextro tanpa izin. Polisi menyita sekitar 7.000 butir dextro yang dikemas dalam bungkus kecil paket 10 butir dari tersangka MR.

"Pasal yang dikenakan adalah 196 juncto pasal 98 ayat 2 UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar," ujar Indra.




Berita Lainnya

Jual Pil Koplo Dikaleng Biskut, Ilyas Dicokok Polisi

20/10/2020 09:20 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA