Wednesday, 01 Apr 2020
Temukan Kami di :
News

Soal Kerusahan di Manokwari, Kapolri : Ini Kita Sesalkan, Seharusnya Tidak Terjadi

Dewi Sari - 19/08/2019 13:01

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Pol Muhammad Tito Karnavian menyesalkan adanya tindakan anarkis di Manokwari, Papua Barat dengan mengumpulkan massa di Jayapura. Hal ini mengingat adanya kejadian di Jawa Timur yang berada di Surabaya dan Malang.

"Ini kita sesalkan. Kejadian ini (kerusuhan di Manokwari) tidak perlu terjadi, karena selama ini adik-adik kita dari Papua itu sudah lama bersekolah mengejar ilmu pengetahuan di Jatim, Jateng, Jabar, dan Jakarta, selama ini tidak ada masalah," ujar Tito pada wartawan di Rumkit Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Senin (19/8/2019).

Tito mengatakan kejadian bermula dari miss komunikasi dan kesalahpamhaman. Mungkin berawal dari kata - kata yang kurang nyaman, sehingga masyarakat Papua merasa terusik dari bahasa itu.

Informasi itu mengembang sehingga memintingkan kepentingan sendiri. Kejadian terjadi di Surabaya dan Malang, itu hanya peristiwa kecil yang dibesar besarkan dan sudah diselesaikan oleh muspida setempat.

"Tapi kemudian muncul hoaks. Mengenai ada kata-kata yang kurang etis dari oknum tertentu. Ada juga hoaks seolah-olah ada adik kita dari Papua yang meninggal, padahal tidak. Ini ada yang mengembangkan berkembang di Manokwari, di Jayapura dan kemudian terjadi mobilisasi massa," ungkapnya.

Tito meminta kepada masyarakat Papua agar tidak terpancing emosi dan terprovokasi dengan berita - berita yang tidak benar. Sedangkan untuk masyarakat di luar Papua, termasuk di Jatim ini perlakuan warga Papua sebagai bagian dari anak bangsa.

"Papua adalah saudara kita sendiri. Jadi kita pikir komunikasi perlu dijalin masyarakat jangan terpancing. Baik yang di Papua maupun di luar papua jangan mau diadudomba atau terpancing dengan informasi yang tidak benar," kata Kapolri.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA