Wednesday, 18 Sep 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Hong Kong Tidak Sendiri, Ada Banyak Pihak Ikut Campur Yang Bikin China Sewot

Indah Pratiwi - 19/08/2019 08:46

Beritacenter.COM - Pemerintah China memberikan protes peringatan kepada Kanada untuk berhenti ikut campur urusan Hong Kong.

Selain itu, peringatan itu juga disampaikan sehari setelah Uni Eropa membela "hak mendasar untuk berkumpul" bagi warga Hong Kong.

BACA JUGA

Jutaan demonstran anti-pemerintah berunjuk rasa secara damai di Hong Kong pada hari Minggu(18/8/2019). Demo besar kemarin merupakan demo minggu ke-11 yang telah mengguncang keuangan China itu.

Menteri Luar Negeri Kanada Chyrstia Freeland dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengeluarkan pernyataan bersama yang berisi untuk memberikan pembelaan hak-hak demonstran.

"Kebebasan mendasar, termasuk hak untuk berkumpul secara damai...harus terus ditegakkan," bunyi pernyataan tersebut.

Usai pernyataan Uni Eropa dan Kanada, pihak Kedutaan Besar China melalui situs webnya merespons pernyataan bersama itu. "Kanada harus segera berhenti mencampuri urusan Hong Kong dan urusan dalam negeri China," kata kedutaan.

"Di bawah situasi saat ini, pihak Kanada harus berhati-hati pada kata-kata dan perbuatannya mengenai masalah terkait Hong Kong," imbuh pernyataan dari juru bicara kedutaan yang tak disebutkan namanya, sebagaimana dikutip Reuters, Senin (19/8/2019).

"Protes dan demonstrasi yang relevan di Hong Kong telah memburuk dan berkembang menjadi kekerasan ekstrem. Menghadapi kekerasan dan pelanggaran yang begitu parah, tidak ada pemerintah dengan rasa tanggung jawab yang akan duduk diam," imbuh pernyataan kedutaan.

 




Berita Lainnya

Merasa Difitnah oleh AS, Iran Nyatakan Siap "Perang"

16/09/2019 10:07 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA