Wednesday, 18 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Ketua RT Sebut Penyerang Polsek Wonokromo Mulai Berubah Sejak Ikut Pengajian

Aisyah Isyana - 18/08/2019 09:20

Beritacenter.COM - Pria penyerang Polsek Wonokromo berinisial IM, diketahui tinggal di sebuah kost di Sindosermo IV gang 1, Wonocolo, Surabaya. IM yang karib disapa Ali itu sehari-hari mencari nafkah dengan menjual sempol.

"Keseharian jualan sempol dan makaroni yang dibungkus-bungkus dan dititipkan di warung-warung," kata Ketua RT 03 RW 02 Ainul Arif kepada wartawan di lokasi, Sabtu (17/8/2019).

Ainul menilai, ada perubahan yang terlihat pada IM dan keluarganya saat mereka mulai mengikuti pengajian. Menurutnya, IM dan keluarga mulai tertutup terhadap warga sekitar, terlebih saat sang istri sudah mulai bercadar.

Baca juga : Kutuk Aksi Penyerangan Polsek Wonokromo, Kompolnas: Perbuatan Keji dan Biadab!

"Kira-kira satu tahunan. Kalau soal ikut pengajian-pengajian jemaah cingkrang itu kayaknya barusan. Cuman nggak tahu lagi kejelasannya. Tertutup (sejak ikut jemaah). Setelah istrinya bercadar dan ikut jemaah itu ya, setelah jualan masuk rumah, jualan masuk rumah," ujar Ainul.

Kendati begitu, Ainul sendiri mengaku tak mendapati suatu kegiatan atau gerakan yang mencurigakan dari IM selama kos. Menurutnya, tak ada pertemuan maupun perkumpula yang melibatkan kamar kosnya.

"Kalau di sini tidak ada sama sekali. Nggak tahu kalau kumpul-kumpulnya di luar," ungkap Ainul.

Dia menambahkan, IM dan sang istri awalnya sering berkumpul dan bertegur sapa dengan dirinya saat sebelum istrinya menggunakan cadar. Namun, mereka menjadi lebih tertutup dan tak pernah berkumpul lagi dengan warga sejak sang istri bercadar.

"Kalau dulu sering karena anak kita sama-sama kecil. Kemudian setelah istrinya bercadar sudah tidak pernah," tandas Ainul.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA