Wednesday, 18 Sep 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Insiden Polisi Terbakar, Mahasiswa Pelempar Bensin Dijerat Pasal Berlapis

Fani Fadillah - 16/08/2019 19:25

Beritacenter.COM - Seorang mahasiswa berinisial RS ditetapkan sebagai tersangka atas insiden terbakarnya empat polisi saat mengamankan demo di Cianjur. Polisi menahan RS dan menjeratnya dengan pasal berlapis.

Penetapan RS sebagai tersangka berdasarkan alat bukti yang diperoleh penyidik, mulai baju pelaku hingga ponsel pelaku. RS, yang mengenakan jas merah selagi unjuk rasa, terekam melempar plastik berisi cairan minyak atau bensin.

"Dari aspek pasalnya berdasarkan alat bukti dan simpulan gelar pasal diterapkan terkait KUHPidana Pasal 170 dan/atau Pasal 351KUHP tentang penganiayaan berat dan/atau Pasal 160 dan/atau Pasal 212 KUHP dan/atau Pasal 213 KUHPidana," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (16/8/2019).

Truno menegaskan RS terindikasi melempar minyak ke arah Aiptu Erwin. Akibatnya, Erwin tersambar api pada ban yang dibakar massa. Api kemudian menyambar tiga polisi lainnya.

"Untuk tersangka RS ini adalah tersangka yang mengakibatkan terhadap empat personel Polri yang sedang melakukan pengamanan. Jadi terindikasi RS inilah yang melakukan pelemparan dalam bentuk bahan bakar cair atau minyak dalam plastik yang kemudian mengakibatkan tersambarnya korban," tutur Truno.

Truno mengatakan, dari pasal-pasal tersebut, ancaman hukuman terhadap RS lebih dari lima tahun penjara. Polisi sudah menahan RS.

"Ancamannya di atas lima tahun. Iya (ditahan) kalimat 'dan/atau' itu seluruhnya diterapkan. Nanti mana yang sesuai dengan pasal tergantung kejaksaan dan pengadilan," kata Truno.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA