Wednesday, 18 Sep 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Mahasiswa Berjas Merah Jadi Tersangka Insiden Polisi Terbakar

Fani Fadillah - 16/08/2019 18:28

Beritacenter.COM - Terkait insiden 4 anggota Polres Cianjur terbakar hidup-hidup saat mengamankan demo mahasiswa, polisi telah menetapkan seorang mhasiswa sebagai tersangka. Pelaku yang memakai jas merah itu merupakan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cianjur. Ia diketahui melemparkan plastik berisi cairan biru berupa bahan bakar minyak.

"Penyidik terus bekerja. Perkembangan saksi-saksi terkait dengan kelompok Cipayung Plus, yang terdiri atas beberapa elemen mahasiswa, sudah ada 30 orang yang kita lakukan pemeriksaan. Untuk perkembangan, terhadap 30 orang ini statusnya saksi. Namun Polres Cianjur, dalam hal ini penyidik, telah menetapkan satu oknum mahasiswa dari elemen GMNI atas nama RS," ucap Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (16/8/2019).

RS merupakan mahasiswa yang ikut berdemo di depan kantor Pemkab Cianjur pada Kamis (15/8). RS merupakan salah satu mahasiswa dari kampus Universitas Surya Kencana, Cianjur.

Mahasiswa tersebut terekam kamera saat melemparkan plastik cairan biru. Truno membenarkan hal tersebut.

"Iya benar. Tapi kita bekerja mendasari alat bukti, (video) itu hanya petunjuk saja," ucapnya.

Menurut Truno, penetapan tersangka terhadap RS ini berdasarkan alat bukti yang sudah diamankan polisi. Alat bukti antara lain baju pelaku hingga ponsel pelaku.

"Sejauh ini proses masih berlanjut terhadap yang bersangkutan. Tentu berdasarkan alat bukti yang didapat oleh penyidik terkait kejadian kemarin," kata Truno.

Truno menegaskan RS terindikasi melempar minyak ke arah Aiptu Erwin. Akibatnya, Erwin tersambar api pada ban yang dibakar massa.

"Untuk tersangka RS ini adalah tersangka yang mengakibatkan terhadap 4 personel Polri yang sedang melakukan pengamanan adanya pelemparan. Jadi terindikasi RS inilah yang melakukan pelemparan dalam bentuk bahan bakar cair dalam plastik yang kemudian mengakibatkan tersambarnya korban," tutur Truno.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA