Wednesday, 08 Apr 2020
Temukan Kami di :
News

Jokowi Sebut Indonesia Harus Siap Hadapi Ancaman Kejahatan Siber

Dewi Sari - 16/08/2019 13:04

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengintruksikan kepada kabinet kerjanya harus bisa memanfaatkan teknologi dengan sebaik mungkin. Banyak teknologi saat ini dapat membahayakan persatuan, kesatuan hingga keberlangsungan demokrasi.

"Kita harus siaga menghadapi ancaman kejahatan siber termasuk kejahatan penyalahgunaan data. Data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita, kini data lebih berharga dari minyak," kata Jokowi dalam pidato kenegaraan HUT ke-74 Tahun 2019 pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, Jumat (16/8/2019).

Jokowi meminta agar kedaulatan data harus terwujud melalui hak warga negara atas data pribadi dan harus dilindungi. Semua itu harus disiapkan secara matang - matang agar tidak berantakan.

"Sekali lagi, inti dari regulasi adalah melindungi kepentingan rakyat, serta melindungi kepentingan bangsa dan negara," tegasnya.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Indonesia itu meminta agar mendorong regulasi harus mempermudah rakyat mencapai cita - citanya. Selain itu, regulasi harus memberikan rasa aman dan regulasi harus memudahkan semua orang untuk berbuat baik, mendorong semua pihak untuk berinovasi menuju Indonesia Maju.

"Oleh karena itu ukuran kinerja para pembuat peraturan perundang-undangan harus diubah. Bukan diukur dari seberapa banyak UU, PP, Permen atau pun Perda yang dibuat. Tetapi sejauh mana kepentingan rakyat, kepentingan negara dan bangsa," tutur Presiden.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA