Wednesday, 18 Sep 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Presiden Jokowi Sindir "Emak-emak" Yang Suka Produk Impor

Anas Baidowi - 15/08/2019 20:12

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan sindiran kepada ibu-ibu yang gemar dengan produk luar negeri atau impor. Menurutnya, kebiasaan itu menyebabkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan pada Juli 2019 mengalami defisit tipis sebesar USD63,5 juta. Realisasi ini membaik jika dibandingkan neraca perdagangan pada Juli 2018 yang difisit sebesar USD2,01 miliar.

Sebaliknya, bila dibandingkan dengan posisi Juni 2019 yang mengalami surplus USD200 juta, maka realisasi ini meburuk.

"Karena neraca perdagangan kita masih defisit. Juga defisit transaksi berhalan kita masih gede. Kalau kita senangnya barang impor, impar-impor, impar-impor, terutama ibu-ibu. Senangnya kalau sudah pegang brand luar senang banget. Ini apa ini, tas, sepatu, apa gitu loh,” ujar Presiden Jokowi saat ditemui di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

"Sudah saatnya mayarakat mencitai produk dalam negari, kalau dengan cara itu bisa membantu ekonomi negara," lanjut Jokowi.

Lagi pula, produk Indonesia juga memiliki kualitas yang tak kalah bagusnya dengan produk luar negeri. Selain itu harganya juga lebih kompetitif dibandingkan produk luar negeri.

“Kita bisa buat yang bagus-bagus juga banyak. Apal saya sebetulnya mau sebut merek-mereknya hafal saya juga. Tapi nanti ada pak Dubes enggak enak,” jelasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyebut produk Indonesia banyak di gandrungi oleh masyarakat di luar negeri. Oleh karenanya seharusnya masyarakat juga harus terbiasa membeli produk dalam negeri.

“Jadi sekali lagi, tolong kita mulai kecintaan kita terhadap produk kita sendiri terhadap produk dalam negeri. Apa sih, masalah baju? Desainer kita jago-jago.Barang kita di Vietnam laku keras,” kata Jokowi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA