Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Peristiwa

Terbongkar...! Anies Ternyata "Main Mata" Dengan Pengembang Di Kawasan Marunda

Indah Pratiwi Budi - 14/08/2019 12:49

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa reklamasi adalah pantai, bukan pulau.

“Dari reklamasi saja, disebutnya pulau reklamasi. Tidak ada pulau. Yang disebut pulau itu adalah daratan yang terbentuk proses alami. Kalau daratan yang dibuat manusia itu namanya pantai, bukan pulau,” kata Anies di Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2019).

Namun usut punya usut ternyata ada pengembang di kawasan Marunda yang rela mengucurkan duit Rp 100 M untuk menjegal Ahok di utara Jakarta saat Pilkada. Sebagai balas jasa, Wan Abud sampai rela pasang badan untuk reklamasi di Marunda.

Ini pun ramain di media sosial. Kultwit El Diablo yang membongkar kelicikan wan abud beserta bohirnya dari Marunda.

“Banyak juga yang RT yah. Emang minat nih ayyy bahas hubungan antara Kawasan Berikat Nusantara Marunda dengan Wan Abud plus betina penggongong model elisa harus dikasih tahu. Biar matanya gak buta. #KBNMarundaBohirWanAbud”

Inilah kelicikan Wan Abud dan bohirnya dari Marunda. Bohir tersebut sangat membenci Ahok karena mempermasalahkan izin pembangunan di Marunda, sehingga mereka memilih menjadi donatur Anies untuk menjegal Ahok.

Proyek Kawasan Berikat Nusantara (KBN) di Marunda telah dinyatakan bermasalah karena menimbulkan dampak lingkungan yang paling parah oleh Ahok. Akibatnya, Dirut KBN, Satar Taba mendendam ke Ahok hingga rela menggelontorkan hampir saratus miliyar untuk menyingkirkan Ahok.

Ahok juga mempertanyakan pendemo-pendemo yang saat itu mengatasnamakan kaum nelayan. “Kayaknya bukan (nelayan) deh,” kata Ahok.

Soal reklamasi KBN itu, Pemprov DKI dinyatakan Ahok sudah berusaha memperingatkan agar pembangunan tak melanggar aturan. Namun teguran demi teguran tak diindahkan pihak pengembang. Jadilah kawasan reklamasi itu terbangun melanggar aturan.

“Bandel, diperingati juga bandel. Kita juga enggak mungkin menahan-nahan pemerintah (yang punya proyek) kan?” kata Ahok.

Ini bakalan jadi ATM berjalan. Ini duit ratusan trilyun bahkan ribuan trilyun. KBN Marunda cuma “upil”. Makanya pas dicolek Ahok. Bakalan ada BALASAN KEJAM dari Satar Taba.

Pilkada Jakarta 2017. Ahok kalah di Jakarta Utara. Karena andil “Orang Selatan” Satar Taba gelontorin hampir seratus milyar Buat Wan Abud. Dendam Satar Taba ke Ahok udah puncaknya. Ahok harus disingkirin.

Ahok sudah kalah. Kemenangan Satar Taba. KBN Marunda terus berjalan. Masih inget Wan Abud bilang “TIDAK ADA PULAU REKLAMASI… YANG ADA HANYA GARIS PANTAI” Ini adalah sebuah clue.

Wan Abud ada “MISI RAHASIA” dipenyebutan Pantai. Judulnya “Anies Tegaskan Reklamasi sebagai ‘Pantai’ Bukan ‘Pulau’, Ini Alasannya”




Berita Lainnya

Kecelakaan Maut Tewaskan 5 Orang di Tol Pemalang

20/09/2019 08:05 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA