Friday, 06 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

Gerindra : Pertemuan Megawati-Prabowo Ada Yang "Kebakaran Brewok"

Indah Pratiwi Budi - 12/08/2019 15:50

Beritacenter.COM - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto bertemu dalam suasana hangat menikmati nasi goreng legendaris. Pertemuan ini kaya dengan simbolisme politik yang unik bagi Indonesia, seolah keduanya ingin menyampaikan pesan kepada pemilih mereka, lewat nasi goreng mereka mengatakan ‘Kita semua makan nasi goreng yang sama, kami bersama Anda’.

Hal tersebut membuat pendukung prabowo kecewa dan tidak terima atas pertemuan dua tokoh partai tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade melihat ada pihak yang tidak terlalu senang atas pertemuan Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri.

“Pertemuan Pak Prabowo dan Ibu Megawati maupun dengan Pak Jokowi, begitu diapresiasi masyarakat tapi ternyata ada yang kebakaran brewok, itu agak aneh,” kata Andre di Jakarta, Sabtu (10/8/2019).

Namun terkait siapa pihak yang kebakaran brewok, Andre tidak menyebutkannya. Andre melihat, ada dua yang akan dihadapi partai jika melakukan perubahan dukungan dari 02 ke 01, yaitu pergolakan dari pendukung 02 yang kecewa karena berpindah dukungannya.

“Kedua, penolakan dari 01 sendiri karena lapak, kavling mereka pasti terganggu. Ada yang mimpi lima menteri, 10 menteri, tiba-tiba Gerindra, PAN, Demokrat diajak pak Jokowi,” ujar Andre.

“Artinya apa? Tentu akan mengurangi kavling (jatah menteri) mereka. Tapi satu hal yang penting, mau kebakaran brewok kek, jengkok kek, saya merasakan masyarakat mendukung pertemuan ini (Prabowo, Megawati dan Jokowi),” sambung Andre.

Andre mengaku sangat menyayangkan jika ada pihak atau elit partai yang tidak menyukai adanya pertemuan tiga tokoh tersebut, mengingat hal ini merupakan contoh yang baik bagi bangsa dan negara.

“Pak Prabowo berpikir Indonesia harus guyub, polarisasi harus dihentikan, sama-sama bangun bangsa. Kalau kompertisi sudah selesai, para tokoh tidak bersatu lagi, ini bahaya untuk 2024,” papar Andre.

Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade melihat ada pihak yang tidak terlalu senang atas pertemuan Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri.

“Pertemuan Pak Prabowo dan Ibu Megawati maupun dengan Pak Jokowi, begitu diapresiasi masyarakat tapi ternyata ada yang kebakaran brewok, itu agak aneh,” kata Andre di Jakarta, Sabtu (10/8/2019).

Namun terkait siapa pihak yang kebakaran brewok, Andre tidak menyebutkannya. Andre melihat, ada dua yang akan dihadapi partai jika melakukan perubahan dukungan dari 02 ke 01, yaitu pergolakan dari pendukung 02 yang kecewa karena berpindah dukungannya.

“Kedua, penolakan dari 01 sendiri karena lapak, kavling mereka pasti terganggu. Ada yang mimpi lima menteri, 10 menteri, tiba-tiba Gerindra, PAN, Demokrat diajak pak Jokowi,” ujar Andre.

“Artinya apa? Tentu akan mengurangi kavling (jatah menteri) mereka. Tapi satu hal yang penting, mau kebakaran brewok kek, jengkok kek, saya merasakan masyarakat mendukung pertemuan ini (Prabowo, Megawati dan Jokowi),” sambung Andre.

Andre mengaku sangat menyayangkan jika ada pihak atau elit partai yang tidak menyukai adanya pertemuan tiga tokoh tersebut, mengingat hal ini merupakan contoh yang baik bagi bangsa dan negara.

“Pak Prabowo berpikir Indonesia harus guyub, polarisasi harus dihentikan, sama-sama bangun bangsa. Kalau kompertisi sudah selesai, para tokoh tidak bersatu lagi, ini bahaya untuk 2024,” papar Andre.




Berita Lainnya

Anggaraan TGUPP DKI Jakarta Diminta untuk Dihapuskan

05/12/2019 14:45 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA