Tuesday, 07 Jul 2020
Temukan Kami di :
News

Marak Terjadi, BNN Bakal Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Perkumpulan Artis

Aisyah Isyana - 25/07/2019 09:10

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) berencana untukl melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke Perkumpulan Artis Film Indonesia (Parfi). Hal itu dilakukan menanggapi kian bertambahnya jumlah artis yang ditangkap polisi terkait penyalagunaan narkoba baru-baru ini.

"Ya nanti pasti dari pihak Parfi, pegiat film, pegiat seni, dan lain-lain pasti akan kita hubungi untuk (sosialisasi). Pasti namanya mengumpulkan orang kan tergantung yang punya perkumpulan, kan nggak mungkin kita jadi inisiator," kata Karo Humas BNN Brigjen Sulistyo Pudjo saat dihubungi, Rabu (24/7/2019) malam.

Baca juga :

Pudjo mengatakan, pihaknya sebelumnya juga gencar melakukan sosialisasi dan memiliki nota kesepahamanan (MoU) dengan Parfi terkait edukasi bahaya narkoba. Meski begitu, hal itu tetap kembali kepada pribadi tiap-tiap individu.

"Ada MoU-nya bahwa jika sekali-kali saat Parfi berkumpul, kita menjadi narsum dan lain-lain. Tetapi semuanya kan terakhir kembali kepada individu masing-masing. Kita kan sekadar mensosialisasi itu menggugah resiliensi," jelasnya.

Prihal apa yang membuat kalangan artis dapat terjerumus dalam jerat narkoba, dikatakan Pudjo alasannya lantaran para artis merupakan golongan menengah ke atas yang memiliki kemampuan daya beli tinggi.

"Jadi, kalau kalangan artis ini kan termasuk kalangan yang, pertama, golongan kelas menengah ke atas. Jadi memiliki daya beli yang cukup, kemampuan keuangannya cukup memadai," ungkapnya.

Tak hanya itu, para artis juga tak memiliki jam kerja selazimnya orang pada umumnya. Ha itu, jelas Pudjo, membuat paratsi kemudian terlena dengan bandar narkoba yang kerap kali menawarkan 'suplemen' daya tahan tubuh yang sifatnya hanya menipu saraf.

"Harusnya malam menjadi tempat untuk beristirahat, itu menjadi tempat bekerja. Kalau sekali-dua kali nggak ada masalah, kalau berkali-kali akhirnya badannya bisa capeknya luar biasa. Karena fisik kita ini nggak mampu kalau malam jadi siang, siang jadi malam. Akhirnya memakai obat-obat suplemen, obat penguat, itu ya. Akhirnya mudahlah para bandar menawarkan, ini obat kuat dan lain-lain, peningkat energi ya," jelas Pudjo.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA