Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Olahraga

Petinju Indonesia Ini Pegang 2 Sabuk Internasional Nyambi Jadi Kuli Bangunan

Indah Pratiwi - 24/07/2019 15:38

Beritacenter.COM - Petinju Indonesia bernama Rivo Kundimang memang belum familiar di telinga masyarakat. Namun di kalangan dunia tinju, pemuda satu ini memiliki bakat yang mumpuni untuk menjadi seorang juara dunia.

Rivo belum lama ini raih sabuk IBF Pan Pasific kelas 63,5 kilogram (Kg). Dia mengalahkan lawannya asal Filipina Ryan Sarmona di ronde keempat secara TKO pada pertarungan Indonesia Big Fight XII di Jakarta, 6 April 2019. Dia juga menyabet sabuk tinju internasional dari WBC Asia Youth di kelas 63,5 kg.

"Saya tinggal di ruko, diberikan kamar di bawah tangga ruangan 2 x 1,5 meter dengan fasilitas kasur dan kipas angin. Uang makan setiap hari Rp50.000, itu pun jarang," ujar petinju kelahiran Manado, 1 November 1997, Selasa (23/7/2019).

Dia mengaku sering mengutang untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Kopi, kacang dan rempeyek menjadi santapan rutin. "Itu sudah menjadi santapan sehari-hari. Menu itu yang membuat saya jadi juara dunia," kata Rivo sembari tertawa.

Dia bercerita bahwa ia merasa kecewa tidak mendapat pembayaran yang layak ketika meraih gelar juara WBC Asia Youth pada November 2018. Di pertandingan tersebut sesuai kontrak, Rivo mendapat bayaran Rp20 juta. Namun dia hanya dibayar Rp12 juta, itu pun tidak diberikan sekaligus, melainkan dicicil.

"Awalnya hanya dikasih Rp6 juta. Selanjutnya bervariasi, Rp2 juta, Rp1 juta, tapi belum lunas. Masih ada sisa Rp6 juta yang belum diberi sampai sekarang," ucapnya.

Perlu diketahui Rivo bukanlah petinju sembarangan atau kelas kacang goreng. Dia telah membukukan catatan 9 kali menang (4 kali menang KO) dan 1 kali seri dalam 10 laga internasional.

Sebelumnya, Benjamin Keilty, Supervisor IBF Pan Pacific dari Australia pernah melirik Rivo. Dia bahkan pernah mengajaknya untuk mengikuti kejuaraan internasional di Makau. Tetapi sayangnya, Rivo tidak disetujui oleh promotor saat itu.

Rivo saat ini bekerja sebagai buruh bangunan. Sangat disayangkan, padahal Rivo punya peluang besar masuk peringkat dunia IBF.




Berita Lainnya

Zohri Siap Rebut Juara di Qatar

16/09/2019 18:56 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA