Saturday, 07 Dec 2019
Temukan Kami di :
Opini

Apa Yang Sudah Dilakukan Anis?

Indah Pratiwi Budi - 24/07/2019 16:43

Sebetulnya gue males banget ngomentari gubernur satu ini sekarang. Lebih enak kalau ngritik dia dulu waktu masih jadi menteri. Sayangnya jadi menteri cuma sebentar, karena gak jelas hasil kerjanya. Sekarang juga sama, tapi sekarang kalau dikritik, maka gue akan diserang oleh pasukan negara SAPI yang dulu gencar nyerang dia bahkan dengan sara.

Sekarang kalau orang itu saya kritik, gue akan disebut cebong gak move on, dll dsb. Gak move on ndiasmu. Gue udah kritik dia sejak masih jadi menteri. Bahkan sejak ikut konvensi Demokrat. Termasuk kalian juga bully dia. Tapi sekarang kalian bela, karena tidak ada lagi yang bisa kalian bela. Jadi membela dia itu sekedar pengobat luka, daripada gak ada. Karena capres yang kalian usung dua kali itu gak menang2 juga. Iya khan ? Iya apa iya ?

Begini,

Seingat gue, selama menjabat sebagai Gub DKI selama 2 tahun dulu Pak Jokowi belum pernah kunjungan ke luar negeri. Gue sudah coba cari datanya gak ada. Kalau ada yang punya silahkan di aplot sebagai tambahan. Tetapi hasil kerja Pak Jokowi banyak yang bisa dilihat. Legacynya ada.

Begitu juga dengan BTP, saat menjadi Plt sudah menegaskan akan membatasi kunjungan dinas ke LN. Bahkan pernah menolak undangan PBB di NY. Tapi hasil kerjanya yahud. Banyak yang masih bisa dilihat sampai sekarang. Bahkan rang-orang yang membencinya setengan hidup pun tidak sungkan2 ikut menikmati. Simpang susun semanggi misalnya. Begitu juga Djarot yang periodenya paling pendek. Gue gak punya data kunjungan ke LN nya.

Lha sekarang? Maaf-maaf kata ya. Kunjungan LN-nya banyak hasilnya gak ada. Itu DPRD yang bilang, bukan gue. Gue jadi berfikir, jangan2 kunjungan ke LN itu sebagai pelipur hati, karena bingung apa yang mau dikerjakan. Ada wakilnya saja kelimpungan, apalagi sekarang sendirian. TGUPP segitu banyak juga tidak jelas apa outputnya.

Hei, kalian gosah copas-capis itu penghargaan what the pak segala. Gue gak takjub. Itu gak ada implikasinya buat rakyat kaya kalian. Piala dan piagam itu kalian pegang aja gak pernah. Di daerah lain yang bolak-balik dapat penghargaan begituan toh pejabatnya nyangkut di KPK.

Apa yang hasil kerja yang benar2 bisa disentuh, bisa dirasakan, bisa dinikmati rakyat dan benar2 baru hasil pemikiran dan kreatifitasnya selama menjabat?.

Kampung deret, normalisasi waduk, normalisasi sungai, rumah susun, MRT, peremajaan transJ, KJP, KJS, transparansi birokrasi, penataan PKL, trotoar, penanganan banjir, PPSU dll itu sudah ada sebelumnya. Apa yang baru ?. Ganti istilah doank ?

Bahkan rapat2 pemprov yang dulu transparant, bisa dilihat warga di yutub sekarang tidak ada lagi. QLUE apa kabarnya ? Keluhan warga tiap pagi dibalai kota yang pulang bahagia karena dapat solusi kemana?.

Terus yang diceritakan dengan bahasa inggris yang sangat dibanggakan pendukungnya kepada orang2 asing disana itu soal apa? inovasi apa? untuk apa?.

Disini mau dicurhati sama warganya, kok malah pergi jauh2 cuma curhat sama orang, atau dengerin curhatannya orang.

Dari dulu gue kritik juga karena banyakan gaya doank lu mah.

#NK
Sumber : Status Facebook Nophie Kurniawati




Berita Lainnya

Hal Yang Bisa Menyelamatkan Siksa Kubur

06/12/2019 22:12 - Indah Pratiwi

212, Untuk Apa Reuni

05/12/2019 16:50 - Indah Pratiwi Budi

Reuni untuk Anies yang Tak Pernah Pede

04/12/2019 15:30 - Indah Pratiwi Budi

Mewaspadai Paham Radikal Mengincar Masyarakat

04/12/2019 14:51 - Indah Pratiwi Budi

Rasulullah SAW Pantas Dipuji di Langit dan Bumi

04/12/2019 01:17 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA