Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Politik

Jelang Pertemuan, PDIP: Megawati Siapkan Menu Makan Siang Khusus untuk Prabowo

Dan persiapan secara khusus. Oleh karena nanti acaranya dengan makan siang bersama sehingga menu makan siang pun disiapkan secara khusus. Tadi saya melihat untuk memilih bawang yang dipakai untuk masakan pun, Ibu Mega memilih secara khusus

Aisyah Isyana - 24/07/2019 10:40

Beritacenter.COM - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Ketum Megawati Soekarnoputri tengah melakukan periapan khusus guna menyambut kedatangan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

"Jadi Ibu Ketua Umum secara khusus mempersiapkan kunjungan Pak Prabowo tersebut dengan penuh semangat persaudaraan dan juga sejarah yang panjang Ibu Megawati dan Pak Prabowo," kata Hasto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Rabu (24/7/2019).

Baca juga :

Menurutnya, pertemuan antar Prabowo dan Megawati nanti akan diisi dengan makan siang bersama. Hasto mengatakan, Megawati secara langsung ikut menyiapkan menu makanan khusus untuk pasangannya di Pilpres 2009 tersebut.

"Dan persiapan secara khusus. Oleh karena nanti acaranya dengan makan siang bersama sehingga menu makan siang pun disiapkan secara khusus. Tadi saya melihat untuk memilih bawang yang dipakai untuk masakan pun, Ibu Mega memilih secara khusus," katanya.

Kendati begitu, Hasto sendiri mengaku tak mengetahui menu apa yang disiapkan Megawati. Dia menyebut Prabowo sudah lama rindu dengan masakan Megawati.

"Ya kalau kita lihat selama masa kampanye pada saat Asian Games itu kan Ibu Mega bertemu dengan Pak Prabowo kemudian bergabung Pak Jokowi. Sejak saat itu sebenarnya Pak Prabowo sudah kangen dengan masakan Bu Megawati Soekarnoputri," ujar Hasto.

Hasto menambahkan, pertemuan dan makan siang bersama Megawati dan Prabowo itu nantinya juga akan membahas tentang bangsa dan negara. Hasto mengistilahkan hal itu dengan sebutan diplomasi makan siang.

"Pas makan siang, makan siang dulu. Dengan diplomasi makan siang itu kan segala sesuatunya menjadi lebih ringan. Membahas tentang bangsa dan negara. Apa pun ideologi kita, Pancasila intisarinya gotong royong. Diperlukan upaya bersama-sama apa pilihan politiknya untuk membangun negeri ini agar demokrasi semakin mampu membawa kesejahteraan, keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tutur Hasto.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA