Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Politik

Gerindra Sebut Prabowo Bakal Temui Megawati Dikediamannya Siang Ini

Ada wacana bertemu dengan Bu Mega siang ini, ba'da zuhur lah ya kalau tidak ada perubahan. Sejauh ini informasinya tetap di kediaman Bu Mega di Teuku Umar

Aisyah Isyana - 24/07/2019 09:51

Beritacenter.COM - Gerindra mengungkap rencana pertemuan Ketum Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri siang ini. Rencananya, kedua tokoh itu akan bertemu di kediaman Megawati di Teuku Umar.

"Ada wacana bertemu dengan Bu Mega siang ini, ba'da zuhur lah ya kalau tidak ada perubahan. Sejauh ini informasinya tetap di kediaman Bu Mega di Teuku Umar," ujar Juru Bicara Partai Gerindra, Kawendra Lukistian kepada wartawan, Rabu (24/7/2019).

Baca juga :

Menurutnya, ketum Prabowo akan menyambangi Megawati dikediamannya. Dia menilai, hal itu dilakukan Prabowo lantaran sangat menghormati sosok perempuan yang pernah menjadi pasangannya di Pilpres 2009.

"Yang sowan Pak Prabowo. Kan Pak Prabowo menghormati Bu Mega sejak 2009 sudah bersama. Jangan lupa Pak Prabowo dan Bu Mega ini yang menghasilkan Pak Jokowi bisa masuk ke pentas politik nasional. Jadi mereka ini punya ikatan batin yang luar biasa sebenarnya," tuturnya.

Prihal pertemuan kedua tokoh bangsa ini dinilai Kawendra sebagai pertemuiam antar kedua sahabat dan kerabat. Kawendra menilai jika keduanya sudah seperti saudara sejak lama dan memang keduanya juga saling menghormati satu sama lain.

"Pertemuan Pak Prabowo dan Bu Mega kan sebenarnya pertemuan kerabat, kakak lah ya. Dan Bu Mega selama ini kan sangat menghormati Pak Prabowo dan sebaliknya. Karena Pak Prabowo dinilai sebagai tokoh politik yang integritasnya luar biasa dan sangat menjunjung tinggi komitmen," ujar Kawendra.

Sebelumnya, pertemuan antar Megawati dan Prabowo sendiri telah disampaikan Waketum Gerindra Arief Poyuono. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga membenarkan rencana pertemuan antar keduanya dalam rangka persahabatan dan persatuan bangsa.

"Pertemuan tersebut jangan dimaknakan terlalu jauh dengan pembentukan koalisi. Sebab, terkait koalisi pascapilpres, fatsunnya harus dibahas bersama antara Presiden dan seluruh ketum koalisi. Adapun tentang kapan dan di mana pertemuan itu akan kami informasikan lebih lanjut," kata Hasto, Selasa (23/7) kemarin.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA