Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
News

Pansel KPK Diyakini Temukan 104 Capim Terbaik

Fani Fadillah - 22/07/2019 21:47

Beritacenter.COM - Sebanyak 104 nama telah diumumkan lolos uji kompetensi tahap kedua oleh panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK (Pansel KPK). Anggota Komisi III DPR Arsul Sani meyakini, proses seleksi ini akan menghasilkan calon-calon pimpinan KPK terbaik. Dia berharap proses seleksi dan pemilihan bisa dilakukan oleh DPR periode ini.

"Kami berharap agar tahapan-tahapan proses seleksi ini terus bisa berjalan secepatnya sehingga bisa selesai di bulan Agustus dan selanjutnya dikirim kepada presiden 10 capim yang terbaik untuk selanjutnya diserahkan kepada DPR," kata Arsul ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (22/7).

Dia melanjutkan, proses selanjutnya di Komisi III DPR adalah uji kepatutan dan kelayakan secara terbuka terhadap 10 capim KPK dan akan dipilih 5 terbaik untuk memimpin KPK periode 2019-2023.

"Mudah-mudahan proses pemilihan tersebut dapat diselesaikan oleh DPR pada periode ini yang akan berakhir di akhir September," ujarnya.

Untuk itu, politisi PPP ini berharap, jika 10 nama telah terpilih, Presiden Jokowi bisa segera menyerahkan kepada DPR. "Di Komisi III kami hanya mendalami visi dan misi mereka saja, dan tentu juga mendalami kalau ada masukan terkait rekam jejak dari kalangan masyarakat sipil yang terlewatkan selama masa seleksi di pansel," ujarnya.

Arsul menilai, tahapan proses seleksi yang berlangsung hingga kini berlangsung objektif dan profesional. Dia mengingatkan, Pansel Capim KPK yang diketuai Yenti Garnasih itu harus memperhatikan tiga hal ini selama proses seleksi selanjutnya.

"Satu, integritas yakni track record yang bersangkutan. Kedua, kompetensi dan kapabilitas, termasuk di dalamnya pengetahuan dan pemahaman atas hukum material tindak pidana korupsi dan hukum acara pidana. Dan ketiga, kepemimpinan dan kemampuan manajerial untuk mengelola organisasi publik," pungkasnya.

Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih sore tadi mengumumkan 104 nama calon pimpinan KPK yang lolos seleksi tahap kedua. Mereka terdiri terdiri dari 9 anggota Polri, 3 orang pensiunan Polri, 7 hakim, 2 mantan hakim, 4 jaksa, serta 2 pensiunan jaksa.

Sementara itu, ada pula dari unsur KPK sebanyak 14 orang, dosen 19 orang, advokat 11 orang, hingga auditor 4 orang. "Kemudian dari Komisi Kejaksaan dan Kompolnas ada 3 orang, PNS 10 orang, dan lain-lainnya 13 orang. Peserta laki-laki yang lolos 98 orang dan perempuan 6 orang," jelasnya di kantor Kementerian Sekretariat Negara Jakarta, Senin (22/7).

Dia mengatakan, 104 kandidat yang lulus uji kompetensi wajib mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu tes psikologi yang akan dilaksanakan di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara Cilandak Jakarta Selatan, Minggu (28/7).

Dia menegaskan para peserta yang tak mengikuti tes psikologi akan dinyatakan gugur. "Keputusan panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi masa jabatan tahun 2019-2023 tidak dapat diganggu gugat," ujar Yenti.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA