Sunday, 15 Dec 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Mahasiswa Hingga PNS Terpapar Radikalisme, Ini Jumlahnya

Lukman Salasi - 19/07/2019 14:46

BeritaCenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyebut mahasiswa hingga PNS banyak yang terpapar radikalisme dan setuju pembentukan negara Khilafah. Gawat!

"Saya selalu berpandangan jauh ke depan, kalau ini dibiarkan, ini sudah 3 persen TNI. BUMN banyak, PNS juga banyak, kemudian mahasiswa, siswa banyak. Ini kalau dibiarkan terus berlipat-lipat," ujar Ryamizard di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (10/7/2019).

Ada sekitar 23,4 persen mahasiwa setuju dengan jihad dan memperjuangkan negara Islam atau Khilafah, sedangkan di tingkat SMA sekitar 23,3 persen.

Sementara itu, kata Ryamizar, 18,1 persen pegawai swasta memgatakan tidak setuju dengan ideologi Pancasila, 19,4 persen PNS dan 9,1 pegawai BUMN.

Ryamizard sangat khawatir dengan siswa dan mahasiswa yang terpapar paham radikalisme. Menurutnya, negara ini bisa hancur nantinya.

"Kalau 30 tahun lagi mahasiswa itu jadi pejabat, jadi presiden, Panglima TNI, Kapolri. Penegakan Khilafah, selesai bangsa ini. Bisa jadi banyak teroris segala macam, kita bom, mengerikan," kata dia.

Menurutnya penting ditanamkan pemahaman bela negara sejak dini. Apabila bela negara telah melekat di setiap warga, Indonesia akan menjadi negara yang kuat.

Untuk mahasiwa yang telah terpapar radikalisme Ryamizard merencanakan akan membangkitkan kembali resimen mahasiswa di setiap perguruan tinggi..

"Selain itu, resimen mahasiswa, dengan demikian bukan kita cuci tangan tapi meringankan. Kita mengawasi bagaimana pelaksanakan apa yang kita buat itu terhadap mahasiswa itu sendiri," kata dia.




Berita Lainnya

Gerhana Matahari Cincin Akan Sapa Indonesia

13/12/2019 14:50 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA