Thursday, 22 Aug 2019
Temukan Kami di :
Bola

Komentar Arsene Wenger Soal Perseturuan Arsenal dan Koscielny

Saya tak tahu bagaimana ceritanya secara keseluruhan, tapi perilaku Laurent kepada saya selalu tanpa celah. Saya memandang tinggi Laurent sebagai seorang lelaki

Aisyah Isyana - 19/07/2019 05:05

Beritacenter.COM - Mantan pelatih The Gunners, Arsene Wenger, angkat bicara soal kabar perseturuan antaran Arsenal dengan sang kapten, Laurent Koscielny. Permasalah itu diduga muncul lantaran bek asal Prancis itu menolak untuk ikut dalam tur pramusim Arsenal di Amerika Serikat.

Laurent Koscielny disebut-sebut kecewa lantaran keinginannya untuk meninggalkan Emirates Stadium tak dikabulkan Arsenal. Sejauh ini, Pihak klub hingga pelatih Unai Emery sendiri menolak untuk memberi penjelasan terkait konflik tersebut. Namun, Emery mengkonfirmasi jika dirinya telah menyapkan beberapa nama untuk pergantian kapten.

"Kami juga masih punya Mesut dan Nacho, juga beberapa pemain lain, mereka bisa mengambil posisi ini. Saya menginginkan tiga sampai lima kapten dalam tim," ujar Emery di situs resmi Arsenal.

Adanya kabar perseturuan itu jelas menarik perhatian Arsene Wenger yang memboyong Koscielny ke Emirates Stadium pada tahun 2010 lalu. Dari pengalamannya selama melatih Arsenal, Wenger menyebut Koscielny bukanlah tipe pemaim pembuat onar.

"Saya sangat terkejut dengan situasi saat ini," tutur Wenger kepada L'Equipe. "Saya tak tahu bagaimana ceritanya secara keseluruhan, tapi perilaku Laurent kepada saya selalu tanpa celah. Saya memandang tinggi Laurent sebagai seorang lelaki," tandasnya.

Absennya Koscielny dalam tur pramusim di Amerika Serikat, membuat Emery mengambil keputusan untuk menyerahkan posisi kapten ke Granit Xhaka. Pemain Swiss itu melakoni pertandingan pertamanya dengan tugas baru itu saat Arsenal bertemu Bayern Munchen.

Emery sendiri sudah memberikan kode bahwa dirinya akan mengangkat Xhaka sebagai kapten utama Arsenal. Beberapa waktu lalu, pelatih asal Spanyol tersebut pernah mengungkapkan rasa kagumnya dengan sikap sang gelandang di ruang ganti.

"Kami punya beberapa pemain dengan kapasitas itu [menjadi kapten]. Salah satunya Granit [Xhaka]. Tahun lalu dia juga beberapa kali bermain sebagai kapten, dan dia bersikap seperti kapten di ruang ganti," tukas Emery.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA