Wednesday, 11 Dec 2019
Temukan Kami di :
Teknologi

Benarkah Terlalu Banyak Media Sosial Lebih Picu Depresi ? Ini Penjelasannya

Dewi Sari - 18/07/2019 07:10

Beritacenter.COM - Menurut pakar peneliti epidemiologi dari Brown University's School of Public Health, Rhode Island, Samantha Rosenthal mengatakan telalu banyak berinteraksi dengan media sosial seperti Facebook dapat meningkatkan risiko depresi dikarenakan sering di bully atau kesalapahmanan yang berujung resiko.

"Berinteraksi melalui media sosial memang penting, tetapi jangan berpikir tak ada dampak dari pengalaman berinteraksi secara virtual itu bagi seseorang," ujarnya

Para peneliti sudah melakukan survei pada 264 orang di tahun 2013 dan 2014. 8 dari 10 orang ternyata mengalami pengalaman negatif saat ber-Facebook-an, yakni dibully, menjadi korban kesalahpahaman hingga memiliki kontak orang yang tak diinginkan.

Sebanyak 63 persen partisipan bahkan mengaku mengalami hal buruk itu di awal menggunakan layanan sosial itu.

Hasil studi menunjukkan, gejala depresi ringan hingga sedang muncul pada seperempat partisipan. Risiko depresi lebih tinggi 3,2 kali di antara mereka yang mendapatkan pengalaman negatif saat berinteraksi melalui Facebook.

Mereka yang dibully bahkan berisiko 3,5 kali lebih tinggi terkena depresi dibandingkan yang tidak. Sementara undangan pertemanan yang tak diinginkan menyumbang sekitar 2,5 kali risiko depresi.

Peneliti mengatakan, risiko depresi yang lebih tinggi setidaknya terjadi empat kali atau lebih menjadi korban kesalahpahaman. Sementara satu hingga tiga kasus bullying berhubungan dengan risiko depresi yang lebih tinggi.

 




Berita Lainnya

Windows 10 Mobile Tamat Hari Ini

10/12/2019 14:27 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA