Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Bola

Eks MU: Sanchez Pembelian Konyol United, Paul Pogba Biarkan Saja Pergi

Aisyah Isyana - 16/07/2019 05:03

Beritacenter.COM - Manchester United disarankan untuk melepas Alexis Sanchez dan Paul Pogba musim panas ini. Saran itu dilontarkan mantan bek Red Devils, Paul Parker, yang menilai kedua pemain bergaji besar itu tak memberikan performa yang memuaskan untuk United.

Baik Sanchez dan Paul Pogba, sejatinya memang kerap menjadi target spekulasi transfer media belakangan ini. Pogba bahkan kerap dikait-kaitkan dengan raksasa La Liga, Real Madrid. Tak hanya itu, Pogba juga pernah dikaitkan dengan mantan timnya dulu, Juventus.

Sementara itu, MU sendiri sejauh ini masih belum menunjukkan tanda bahwa mereka akan melepas kedua pemain tersebut. Ole Gunnar Solskjaer bahkan pernah menyebut Pogba masuk sebagai kandidat kapten United.

Adanya spekuasli terkait transfer keduanya, mendapat tanggapan dari Paul Parker. Geram dengan Pogba yang dinilainya tak mengindikasikan komitmen penuh terhadap klub, membuat Parker memberikan saran agar pemain Perancis itu segera dilepas saja.

Parker menyarankan MU untuk melepas Pogba, agar tak menjadi gangguan bagi pemain lain. "Anda harus membiarkan Pogba dan Sanchez pergi," cetusnya pada Eurosport.

"Pogba yang pasti. Ia ingin pergi - yang telah dinyatakan, tetapi satu-satunya hal yang tidak dilakukan adalah mogok main. Anda tidak tahu apakah itu mengejutkannya untuk melakukan itu," serunya.

“Ketika orang-orang mengawasinya pekan demi pekan mereka melihat apa yang saya lihat. Anda melihat ia merajuk," ketus Parker.

Parker juga mengkomentari performa Alexis Sanchez yang sejauh ini baru dapat mencetak lima gol saja dari 45 penampilan bersama United. Menurutnya, Setan Merah dari awal seharusnya tak membeli pemain asal Chile tersebut.

“Sanchez adalah kesalahan besar lainnya. Itu adalah sebuah perekrutan yang konyol dan itu akan selalu salah. Kehadirannya tidak dibutuhkan," tegasnya.

"Tapi bagaimana Anda menyingkirkan seseorang ketika mereka membawa begitu banyak uang dalam paket upah mereka? Anda harus memberikan suplemen pada mereka [klub yang ingin merekrutnya]. Anda mungkin harus memberinya lebih dari 50% gajinya. Ini gila. Apa pun klub yang ia tuju, mereka akan memiliki masalah yang sama juga," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA