Friday, 22 Nov 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Pemerintah Akan Pindahkan Ibu Kota Menggunakan Skema KPBU

Indah Pratiwi - 11/07/2019 03:05

Beritacenter.COM - Indonesia akan menjadi negara pertama yang memasukkan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam proses rancangan pemindahan ibu kota negara.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan, pemerintah akan menggunakan 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk memindahkan ibu kota. Sisanya, pemerintah meminta dukungan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rencana pemindahan ibu kota.

"Kalau mungkin dikatakan yang pertama bisa lah karena toh namanya KPBU itu kan skema baru," ucap Bambang, Rabu (10/7).

Skema ini juga digunakan Malaysia dalam memindahkan ibu kotanya dari Kuala Lumpur ke Putrajaya juga tak mengandalkan dana pemerintah. Malaysia justru dibantu oleh pihak swasta dan Badan Usaha Negaranya, salah satunya Petronas.

"Kalau tidak salah Petronas dibangun dulu oleh Petronas jadi tidak gunakan APBN. Ada semacam pembayaran oleh pemerintah, tapi saya tidak tahu persis skemanya," kata Bambang.

Berdasarkan informasi, pemindahan ibu kota ini membutuhkan dana sebesar Rp466 triliun. Namun, pemerintah akan menggelontorkan dana dari APBN sebesar Rp30,6 triliun dan sisanya akan diupayakan dari sektor swasta dan BUMN.



Berita Lainnya

Ketua Umum PBNU Himbau Warga NU Hormati Para Habib

22/11/2019 04:00 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA