Friday, 22 Nov 2019
Temukan Kami di :
Teknologi

Resmi, Perhari Ini Twitter Akan Hapus Cuitan Kebencian Berdasarkan Agama

Aisyah Isyana - 10/07/2019 17:05

Beritacenter.COM - Guna mencegah konten negatif, pihak Twitter telah memperbaharui peraturan perilaku kebencian pada platform mereka. Twitter akan memblokir semua cuitan yang menggunakan bahasa tidak manusiawi, terutama soal cuitan yang mengajak membenci atas dasar agama.

Pembaruan aturan terkait perilaku kebencian ini dilakukan Twitter untuk menjaga para pengguna agar tetap aman dalam bermedia sosial. Twitter dalam hal ini berfokus untuk menangani dampak atau risiko bahaya yang dapat terjadi dikehidupan nyata.

Terlebih, hasil penelitian terkait 'Dangerous Speech' yang dilakukan Dr, Susan Benesch dan Recent Research on Dehumanization karya Nick Haslam dan Michelle Stratemeyer menunjukkan bagaiamana bahasa yang tak manusiawi dapat meningkatkan risiko tersebut.

"Oleh karena itu, setelah melakukan diskusi komprehensif serta berdasarkan umpan balik dari publik, pakar eksternal dan tim Twitter sendiri; kami memutuskan untuk memperluas peraturan tentang perilaku kebencian dengan memasukkan bahasa tidak manusiawi berdasarkan agama," ujar Twittter dalam keterangan di blog perusahaan dikutip Rabu 10 Juli 2019.

Twitter sendiri mengungkapkan jika pihaknya banyak menerima umpan balik dari berbagai komunitas dan budaya diberbagai belahan dunia sepanjang tahun lalu. Twitter mengklaim ada 8 ribu tanggapan dari pengguna lebih dari 30 negara.

"Tahun lalu kami meminta umpan balik dari pengguna tentang bagaimana kami dapat memperluas peraturan perilaku kebencian di Twitter dengan mengikutsertakan penggunaan bahasa yang tidak manusiawi ke dalam peraturan tersebut," tulis Twitter.

Atas pertimbangan itu, pihak Twitter menyatakan bahwa mulai hari ini cuitan-cuitan yang membenci kelompok atau komunitas agama bakal terlarang di Twitter.

"Kami minta untuk dihapus apabila dilaporkan kepada kami. Jika dilaporkan, cuitan yang melanggar peraturan dan dicuitkan sebelum hari ini perlu dihapus. Namun demikian, hal ini tidak akan langsung menyebabkan penangguhan akun karena cuitan tersebut dicuitkan sebelum peraturan ini ditetapkan," ujar Twitter.




Berita Lainnya

Akhirnya Oppo Kenalkan ColorOS 7

21/11/2019 13:03 - Sari Intan Putri

WhatsApp Temukan Celah Keamanan dalam Aplikasinya

19/11/2019 09:33 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA