Tuesday, 12 Nov 2019
Temukan Kami di :
Opini

Antara Leadership, Strategi dan Karakter

Indah Pratiwi Budi - 10/07/2019 18:07

Tiga tahun yg lalu, 8 Juli 2016, Pray memosting tulisan, analisis ringan tentang lebih pentingnya karakter seorang pemimpin dpd strategi, sebagai dasar, qoute bagus dari seorang Jenderal Amerika, Schhwarzkopf. Smg msh bermanfaat bagi pemimpin2 masa kini untuk dipikirkan.

"Kepemimpinan adalah kombinasi antara strategi dan karakter. Jika Anda harus melepaskan salah satunya, tinggalkanlah strategi dan tetaplah dengan karakter"
(Norman Schwarzkopf, pemimpin pasukan AS dalam Perang Teluk 1991)

Catatan PRAY: "Karakter merupakan sebuah karunia Tuhan yang diberikan kepada seseorang...Pemimpin dengan karakter yg kuat akan sulit dilawan oleh siapapun.

Dengan karakternya si pemimpin akan mampu memutuskan segala sesuatu dengan matang, bijak dan penuh perhitungan .... karena itu bila terpaksa, tanpa strategipun, dia akan mampu membawa siapapun yg dipimpinnya menuju sasaran dan arah tujuan yg ingin dicapainya.. Memang akan sangat ideal pemimpin dengan karakter kuat bila dilengkapi strategi yg tepat akan lebih sukses.

Pemimpin dgn karakter yg lemah, walau strateginya hebat, titik rawannya adalah rasa takut dan ketidakmampuannya dalam mengambil keputusan...Menurut intelijen, titik rawan adlh kelemahan yg bila dieksploitir lawan akan menyebabkan kelumpuhan... bahkan permanen.

Pak Jokowi dulu banyak yg menilainya lemah, mudah dipengaruhi, tetapi mampu menang dlm pilpres 2019. Di sini Pray melihat karakternya yg kuat didukung integritasnya menjadi ujung tombak saat kampanye pilpres, Pray percaya itu. Contoh lai, dengan karakter dan karunia Allah, JKW diterima dengan rasa hormat oleh King Salman dari Arab Saudi saat umrah, diijinkan masuk Kabah dan yg hebat, bersama ibu Iriana diijinkan ziarah ke dalam ruang makam Rasulullah, itu pertama kali ada wanita yg boleh masuk. Pray pernah menulis hal ini.

Saat KTT G-20, masyarakat dibuat terheran-heran, demikian besar penghargaan para penimpin dunia kpd beliau. JKW didudukkan bersanding dan sejajar dg Presiden Donald Trump dan pemimpin2 besar dunia lainnya... Pemimpin2 lainnya foto dgn simbol jempol.. mereka menghormatinya itu... "canggih".

Nah, itu semua karena ridha Allah, karakternya semakin hari atas kehendak Allah semakin kuat. Walau kini banyak yg mengatakan, kabinet mendatang inner circle dan parpol akan memengaruhi, berbondong- bondong pada sowan.. rasanya saran didengar tapi blm tentu akan diiyakan. Dgn karakter yg semakin kuat, makin confident tp tetap andap asor, InsyaAllah kita akan melihat Indonesia akan semakin maju dan aman dipimpinnya, Aamiin.

TNI dan Polri di bawah kepemimpinan Marsekal Hadi Tjahyanto dan Jenderal Tito Karnavian, sdh membuktikan mampu menetralisir ancaman dan gempuran hoax pemecah belah dan serangan ujaran kebencian dari tujuh kelompok yg anti Jokowi saat pra hingga pilpres.. Selain itu, Menhan Ryamizard selalu menetralisir sikon yg genting, berani menolak mereka yg anti Pancasila dan yg mau bikin negara Khilafah. Nah, juga saat KTT G-20 foto-foto menunjukkan, banyak negara lain yg siap mendukung dan akan erat sebagai mitra bukan hanya kita yg butuh, mereka juga butuh kita...

Semoga Allah melindungi Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin dan juga bangsa Indonesia dengan barokahNya, menuju masyarakat adil makmur, Gemah Ripah Loh Jinawi, Toto Tentrem Kerta Raharja. Aamiin. PRAY.

(Sumber: facebook Prayitno Ramelan, Pengamat Intelijen)




Berita Lainnya

Jokowi Sang Maestro, Individu yang Mature

11/11/2019 22:37 - Indah Pratiwi Budi

Sinetron Murahan Antara Tempo dan Anies Baswedan

11/11/2019 20:30 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA