Monday, 19 Aug 2019
Temukan Kami di :
News

Ini Penjelasan Polisi Soal Viral Video Pelaku Curanmor Ditembak dari Jarak Dekat

Aisyah Isyana - 10/07/2019 14:45

Beritacenter.COM - Belakangan ini, viral di media sosial video polisi melumpuhkan curanmor dari jarak dekat di Lampung Timur. Pelaku curanmor itu disebut-sebut ditembak polisi meski sudah tertangkap. Polisi menegaskan, hal itu terpaksa dilakukan lantaran pelaku melawan dan untuk meredam amarah massa yang nekat hendak membakar pelaku.

Insiden itu terjadi di sebuah minimarket di Lampung Timur, Sabtu (6/7/2019) lalu. Kejadian bermula saat beberapa warga memergoki pelaku bernama Yusuf (24) tengah beraksi. Dari situ, pelaku pun dikejar-kejar oleh warga setempat.

Baca juga :

"Jadi kemarin itu orang mengejar-ngejar semua, mengejar ke minimarket. Dia tertangkap tapi dia lari. Begitu lari, nah tugas polisi kan melumpuhkan, viralnya kan tembak kaki, itu penggalan videonya," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra, Rabu (10/7/2019).

Menurutnya, warga yang saat itu sudah ramai berkumpul saat polisi datang ke lokasi, berniat hendak membakar pelaku. Alhasil, polisi pun terpaksa melumpuhkan pelaku dengan tujuan untuk meredam aksi massa.

"Tujuan polisi menembak itu sebenarnya untuk meredamkan aski massa, tadinya (pelaku) mau dibakar massa," ungkapnya.

Pelaku sempat diamankan ke tahanan Polres Lampung Timur, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. "Kemudian anggota yang piket jaga tahanan langsung membawa tersangka ke RSUD Sukadana dan pada pukul 09.30 WIB korban dinyatakan telah meninggal dunia," ujarnya.

Pandra menambahkan, pelaku dikenal sadis dan tak segan-segan menghabisi nyawa korbannya saat berasi. Pihak kepolisian sendiri sudah mendapat 9 laporan terkait kejahatan pelaku.

"Dia pelaku curanmor tapi pakai senjata api, orang resah. Sudah 9 LP dia buat. Dia memegang senjata api, senjata tajam parang, itu membahayakan. Dia nembak-nembak masyarakat," pungkas Pandra.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA