Tuesday, 22 Oct 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Tolak "Rekonsiliasi" Ini Bukti "Fadli Zon" Ingin Rakyat Terpecah Belah...

Indah Pratiwi Budi - 10/07/2019 11:35

Beritacenter.COM - Belum lama ini terdengar wacana tentang rekonsiliasi usai pilpres 2019 antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa ini.

Tetapi hal itu mendapatkan penolakan dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, menurutnya rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo Subianto secara tidak langsung menginginkan masyarakat terpecah menjadi dua kubu.

“Memangnya kita perang, ada rekonsiliasi. Ini kan satu kontestasi ya, jadi harus kita anggap sebagai hal yang biasa dalam pertarungan kompetisi,” ungkap Zon di sela memimpin rapat tim pemantau daerah otonomi khusus bersama Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Kompleks Kepatihan, Senin (8/7/2019).

“Kita seolah-olah ada satu perpecahan yang tajam,” katanya lagi.

Pernyataan Fadli itu justru seolah-olah benar terjadi peperangan. Padahal tujuan rekonsiliasi tidaklah demikian melainkan bentuk upaya terciptanya suasana yang damai pasca pilpres.

Sikap Fadli Zon yang menolak rekonsiliasi memperlihatkan bahwa ia dan kelompoknya berniat tidak baik terhadap pemerintahan Presiden Jokowi ke depan. Sebab rekonsiliasi bukan semata-mata menunjukkan adanya perpecahan seperti yang dikatakan Fadli Zon, namun lebih kepada sikap kenegarawanan Prabowo-Jokowi untuk saling mendinginkan suasana pasca eskalasi suhu politik yang telah memecah belah rakyat menjadi dua kubu.




Berita Lainnya

Sok Sibuk OTT, KPK Melupakan Kasus-Kasus Di Internalnya

21/10/2019 17:13 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA