Tuesday, 23 Jul 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Ribuan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Indah Pratiwi - 10/07/2019 05:10

Beritacenter.COM - Ada 1.682 hektare lahan sawah di 12 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, mengalami gagal panen pada musim kemarau akibat distribusi air yang tidak maksimal mengairingi persawahan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Hendi Jatnika menyebutkan, 12 daerah itu di antaranya Kabupaten Kuningan mencapai 654 hektare, Kabupaten Sukabumi 330 hektare, Kabupaten Garut 202 hektare, Cirebon 150 hektare, dan Cianjur 140 hektare.

"Ada juga karena irigasi rusak, retak-retak. Jadi, pengaliran airnya enggak terlalu jauh," ujar Hendi dalam dalam dialog Jabar Punya Informasi (JAPRI) #32 tema ‘potensi dan pencegahan bahaya kekeringan pada musim kemarau di Jawa Barat’ di Bandung, Selasa 9 Juli 2019.

Hendi menilai, gagal panen pada 2019 lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang mencapai lima persen akibat intensitas hujan.Pihaknya juga melibatkan TNI untuk membantu membuat irigasi air.

"TNI turun untuk pengamanan air irigasi, agar petani mendapat air yang merata. Jangan salah, pemerataan irigasi saat musim kering ini rawan," katanya.

Selain itu, kata dia, gagal panen tersebut berdampak pada target produkai gabah kering. "Dari 12 juta ton gabah, jadi padinya sekitar delapan juta ton. Kita optimis tercapai, karena sekarang saja produksi sudah empat juta ton," tambahnya.

Demi ketersediaan irigasi pertanian, Bambang menyediakan sebanyak 2,2 miliar kubik air. Irigasi air akan dioptimalkan untuk kebutuhan pertanian di antaranya, Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, yang mampu menjangkau Cirebon, Indramayu, dan Subang.

"Air cukup memenuhi, 2,4 miliar meter kubik, jadi masih memenuhi. Jadi, kalau yang kekeringan, itu memang sawah tadah hujan," katanya.



Berita Lainnya

Harapan Grab Indonesia di Pemerintahan Jokowi

17/07/2019 21:30 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA