Wednesday, 27 May 2020
Temukan Kami di :
News

Soal Usulan Kenaikan Gaji TNI, Menhan: Rakyat Dulu Sejahtera, Baru Tentara

Rakyat dulu nomor satu. Persenjataan alat perang nomor dua. Rakyat dulu sejahtera baru tentara

Aisyah Isyana - 09/07/2019 18:40

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu angkat bicara soal anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR yang meminta pemerintah untuk menaikan gaji pokok Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ryamizard menilai, kesejahteraan rakyat harus didahulukan, baru kemudian tentara.

"Rakyat dulu nomor satu. Persenjataan alat perang nomor dua. Rakyat dulu sejahtera baru tentara," ujar Ryamizard di gedung Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

Baca juga :

Ryamizard sendiri mengaku tak masalah dengan wacana untuk menaikkan gaji TNI. Kendati begitu, dia mengingatkan jika TNI berjuan untuk rakyat, dan kesejahteraan masyarakat harus lebih diutamakan.

"Ya begini, kalau kita senang-senang aja (kenaikan gaji), tapi ingat TNI ini tentara rakyat dan tentara pejuang, lihat dulu rakyatnya kalau sudah mampu, ya nggak apa-apa," kata dia.

Sebagai contoh Ryamizard menyinggung soal persenjataan di India. Menurutnya, pemerintah India lebih menekankan pada pertahanan, namun tak memperhatikan kesejahteraan rakyat yang akhirnya terlantar.

"Jadi kita bukan kayak India, India itu ada musuhnya, persenjataannya nomor 2 setelah China. Mungkin di dunia ini banyaklah, jadi senjata terus. Tapi kenapa apabila datang musim dingin yang ekstrim itu puluhan ribu mati, dia miskin nggak punya rumah. Kita nggak boleh gitu," kata dia.

Untuk itu, dia mengingatkan bahwa tentara juga harus mementingkan rakyat. Kesejahteraan rakyat lebih dari kepentingan negara. "Tentara nggak boleh gitu, rakyat dululah yang disejahterakan baru negara. Orang juga nggak ada perang besar-besaran, paling teroris aja," kata dia.

Untuk diketahui, anggota Banggar DPR Fraksi Partai Demokrat, Hadi Wahyu Sanjaya melontarkan usulan kenaikan gaji pokok TNI. Dia menilai kenaikan gaji itu untuk meningkatkan kesejahteraan TNI tahun depan.

"Panja mendorong pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI dalam jangka panjang, lewat kenaikan gaji pokok," kata Hadi di ruang Banggar DPR, Jakarta, Senin (8/7).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA