Wednesday, 27 May 2020
Temukan Kami di :
News

Polisi Sebut Suami Pemilik Akun 'Aida Konveksi' Penghina Jokowi Pernah Peringati Istrinya

Aisyah Isyana - 05/07/2019 10:30

Beritacenter.COM - Polres Blitar masih melakukan penangan terkait kasus penghina 'Jokowi Mumi' di medsos. Polisi mendapat keterangan jika pemilik akun 'Aida Konveksi' tak hanya sekali memposting konten berisi ujaran kebencian di medsos.

Bahkan, sang suami pun disebut kerap kali memperingati istrinya akan akibat dari ulahnya. Namun, peringatan sang suami tak diindahkan pelaku bernama Ida Fitri ini. Bukannya berterima kasih saat diingatkan soal pelanggaran UU ITE, Ida malah memblokir nomor WhatsApp dan akun medsos suaminya sendiri.

Baca juga :

Polisi mengungkap hal itu usai mendapat keterangan beberapa saksi saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Blitar. Adapun saksi-saksi itu yakni, teman sekantor sang suami dan beberapa teman dekat Ida Fitri.

"Jadi dia ini sebenarnya sudah sering diingatkan suami sama teman-teman dekatnya. Tapi tidak dihiraukan. Bahkan WA sama akun FB suaminya diblokir karena memberi peringatan soal itu," kata Kasatreskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono, Jumat (5/7/2019).

Sejumlah teman Ida yang turut mendampingi saat diperiksa di Mapolres Blitar, bercerita soal Ida yang kerap memposting konten bernuansa politik di akun medsosnya. Bahkan, teman kantor sang suami, Hadi, kerap mendapat keluhan dari AS, suami Aida, akan tingkah sang istri yang kerap berselancar didunia maya.

"Sebelum istrinya dilaporkan polisi ini, suaminya curhat ke saya. Kalau istrinya sering memposting hal-hal sensitif soal politik begitu di medsosnya. Mereka berbeda pandangan soal banyak hal. Gak manut kalau dikasih tahu suaminya," ujar Hadi.

Seperti diketahui, kali terakhir Ida diketahui memposting gambar Presiden Jokowi Mumi dan gambar anjing berbaju hakim MK di akun 'Aida Konveksi'. Setelah dilaporkan ke polisi, akun Aida Konveksi seketika hilang dari peredaran.

Sejauh ini, kasus itu masih dalam penanganan Polres Blitar. Ida Fitri yang saat ini hanya bisa diam membisu tanpa kata, tinggal menunggu waktu apakah akan jadi tersangka kasus pelanggaran UU ITE akibat perbuatannya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA