Tuesday, 20 Aug 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Coba Kabur, Maling Motor di Depok Tewas di Dor Polisi

Fani Fadillah - 04/07/2019 17:19

Beritacenter.COM - Jajaran Reskrim Unit 2 Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melakukan tindakan terukur kepada pelaku ranmor asal lampung, Junaidi alias Adi (25), di kawasan Bojong Gede, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (3/7). Sementara itu, rekan Adi, bernama Andi berhasil melarikan diri dari petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Adi tewas usai baku tembak dengan petugas saat ingin ditangkap. Dari tangan Adi, polisi menyita senjata api rakitan jenis revolver, tiga selongsong peluru, dan enam peluru lainnya.

"Saat ditangkap, dia ini tahu ada petugas di belakangnya ada anggota. Lalu dia lari sempat terjadi baku tembak antara petugas dan pelaku. Tiga peluru yang diletuskan pelaku mengenai rumah warga. Kami membalas dan menembak pelaku dan mengenainya," katanya di Polda Metro Jaya, Kamis (4/7).

Adi sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak terselamatkan. Dia dinyatakan meninggal dunia karena kehabisan darah. Selain itu, Argo menambahkan, pelaku Andi gagal diringkus meskipun anggota telah mengepung kediamannya.

"Pelaku Andi sudah kami buatkan DPO (Daftar Pencarian Orang), sebentar lagi akan kami sebar ke sejumlah polres dan polsek," ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama Wadir Krimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ari menambahkan, terungkapnya kasus ini bermula saat pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang kehilangan sepeda motor pada Minggu (30/6) atas inisial korban WS. Selanjutnya tim dibentuk dan disebar.

"Jadi ada aksi pencurian sepeda motor pada Minggu, 30 Juni 2019, pada pukul 14.00 WIB di Kota Depok. Pelaku melakukan aksinya pada siang hari dengan sasaran berupa sepeda motor yang terparkir di luar halaman kontrakan, Alfamart, Indomaret dan ruko," ujar Ade.

Pencarian kemudian dilakukan, dengan menyamar sebagai warga. Tak lama, polisi yang telah memiliki data pelaku menyambangi pelaku namun penyamaran tersebut diketahui.

"Pelaku ini sudah 15 tempat kejadian yang tercatat, diantaranya pernah di Bogor dan Depok. Pelaku juga kerap mengajak tetangga di kampungnya ke Jakarta menjadi ranmor," terang Ade.

Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti satu unit sepeda motor honda Vario warna hitam dengan nomor polisi F 5362 FGF, satu pucuk senjata api rakitan berikut amunisi aktif tiga buah dan selongsong peluru tiga buah, satu buah handphone merk Samsung warna hitam, satu buah badik bergagang hitam, satu buah kunci T beserta tiga buah mata kunci L dan satu buah mata kunci master.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA