Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

Sikapi Putusan MK, Mayoritas Pengurus Wilayah PAN Ingin Bersama Jokowi

Dan keempat, lebih baik bersama-sama dengan pemerintah membangun bangsa dan negara

Aisyah Isyana - 03/07/2019 09:15

Beritacenter.COM - Setelah melakukan dua kali pertemuan dengan Ketuam Umum Zulkifli Hasan, mayoritas pengurus wilayah PAN disebut menyetujui jika PAN bersama dengan pemeritahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Wakil Ketum PAN, Viva Yoga Mauladi mengatakan, pertemuan Ketum Zulkifli dengan para pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN digelar di rumah Zulkifli di Kompleks Widya Chandra, Senayan, Jakarta Selatan, pada 27 Juni dan 30 Juni 2019.

Baca juga :

"Diskusi informal antara pimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) sudah dilakukan. Dari 34 DPW, yang hadir sekitar 30 DPW," kata Viva kepada wartawan, Rabu (3/6/2019).

Menurutnya, diskusi informal itu merupakan pertemuan sebelum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN, yang rencana digelar akhir Juli atau awal Agustus nanti. Adapun agenda diskusi di rumdin Ketua MPR itu yakni, mengevaluasi Pemilu 2019 dan membahas sikap PAN usai keputusan MK yang menolak semua gugatan hasil Pilpres yang diajukan Prabowo-Sandi, yang merupakan pasangan capres-cawapres yang didukung PAN.

"Ternyata sikap partai sebagai oposisi tidak berbanding lurus dengan perolehan suara partai," kata Viva soal evaluasi hasil perolehan suara partainya.

Menurutnya, hasil diskusi Ketum, pimpinan DPP, dan pimpinan DPW PAN itu ada empat hal, yakni pertama mayoritas sepakat PAN harus berbenah diri. Kedua, partai berlambang matahari ini perlu berkonsolidasi. Ketiga, mendampingi masyarakat. Keempat, bersama pemerintahan Jokowi.

"Sebagian besar menyatakan bahwa PAN perlu fokus memperbaiki internal, menyiapkan proses perkaderan, menata konsolidasi organisasi. Ketiga, membuat program-program kerakyatan yang bersifat advokasi," kata Viva.

"Dan keempat, lebih baik bersama-sama dengan pemerintah membangun bangsa dan negara," tandas Viva.




Berita Lainnya

Sah Revisi UU KPK, Istana: Ini Sudah Final

17/09/2019 15:29 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA