Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

WN Nepal Penyelundup Sabu ke Bali Diringkus, Polisi Peringati Bandar Asing di Luar

Aisyah Isyana - 02/07/2019 10:20

Beritacenter.COM - Dua warga Nepal bernama Jay Kumar Tamang (27) dan Ngir Man Gurung (33), ditangkap petugas lantaran kedapatan membawa narkotika ke Bali. Keduanya ditangkap petugas di dua lokasi yang berbeda.

Penangkapan terhadap Ngir Man dilakukan petugas di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (25/5). Pelaku Ngir Man Gurung diketahui datang dari Bangkok dan menyelundupkan narkotika dengan cara menelan pil berisi barang haram itu.

"Berdasarkan analisa kami saudara NMG terbukti dan telah melakukan proses swallow, menelan 63 bungkus methamphetamine dengan total berat 506,53 gram," kata Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono saat jumpa pers di Badung, Bali, Selasa (2/7/2019).

Baca juga :

Sementara penangkapan terhadap pelaku Jay Kumar dilakukan petugas selang satu hari usai mengamankan Ngir Man. Pelaku Jay ditangkap di salah satu mal di Jalan By Pass Ngurah Rai, Bali, dengan barang bukti 216 gram sabu.

"Setelah proses lead kita bekerja sama dengan Polresta Denpasar kami berhasil menangkap JKT yang diketahui membawa methamphetamine 216,89 gram dengan total seberat 723,42 gram methamphetamine," ujar Himawan.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan menyebut pengungkapan kasus ini dapat dilakukan berkat sinergi tim gabungan bersama satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC). Kedua pelaku, jelas Ruddi, sudah saling mengenal dan saling berkomunikasi melalui WhatsApp sebelum Ngir Man tiba di Bali.

"Keduanya saling kenal, pada saat penangkapan itu keduanya saling WA, saling janjian pada saat di mal tersangka ini menunjukkan kaki dan tasnya saja. Lalu kita kembangkan saat kita keliling mal, dia (JT) sedang duduk, dan ini sudah dua kali dia melakukan kegiatan pengiriman dari luar. Keduanya dapat upah USD 200 per orang," terang Ruddi.

Atas pengungkapan kasus ini, Ruddi memperingati para bandar narkoba asing di luar agar tak masuk ke Pulau Dewata. Dia mengancam akan memberi tindakan tegas dengan menembak mati para bandar jika nekat.

"Saya ulangi lagi untuk para tersangka bandar narkoba orang asing saya tunggu kalian, saya akan tembak mati kalian. Saya tunggu, kalau pada saat pengamanan melawan saya tembak mati," tegasnya.

Kepada polisi, kedua sindikat narkoba asal Nepal itu mengaku akan mengirim barang haram itu akan diberikan kepada seseorang. Rencananya, barang itu akan dijual kepada warga yang berada di Badung dan Denpasar.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka bakal dijerat Pasal 102 huruf (e) j.o Pasal 103 huruf (c) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan j.o Pasal 113 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.




Berita Lainnya

Ingin Gelar Pesta Sabu Juragan Ikan Diciduk Polisi

23/08/2019 16:09 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA