Monday, 26 Oct 2020
Temukan Kami di :
Peristiwa

Sebut Sidang MK "Menyeramkan" Ketua Kuasa Hukum #02 "Dimarahi" Hakim

Indah Pratiwi Budi - 22/06/2019 08:26

Beritacenter.COM - Hakim Mahkamah Konstitusi I Dewa Gede Palguna menegur Tim Hukum Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, saat sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2019, Selasa (18/6).

Teguran itu diberikan ketika Ketua Tim Hukum Prabowo – Sandiaga, Bambang Widjojanto, meminta MK memerintahkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban untuk mengawal saksi-saksi mereka yang bakal dihadirkan pada sidang lanjutan, Rabu (19/6) besok.

Palguna menilai, belum ada satu pun orang yang merasa terancam menjadi bagian dalam persidangan untuk memberikan keterangan selama MK berdiri sejak 2003. Karena itu, ia meminta Bambang untuk tidak menakuti-nakuti publik.

“Saya ingin menyampaikan, seolah-olah jangan sampai sidang ini dianggap begitu menyeramkan. Tidak boleh ada satu orang pun yang merasa terancam ketika memberikan keterangan di hadapan MK,” kata Palguna dalam sidang di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Terkait permohonan yang disampaikan Bambang, Palguna tidak menjawab secara tegas apakah MK menolak untuk memberikan wewenang kepada LPSK demi melindungi para saksi. Namun, Palguna menegaskan MK hanya bisa melindungi saksi selama persidangan berlangsung.

“Selama berada di dalam ruangan MK, tidak boleh ada satu orang pun yang merasa terancam. Itu yang bisa diberikan oleh mahkamah,” tegasnya.

Bambang Widjojanto dalam persidangan itu sempat mengungkapkan permohonannya kepada MK agar LPSK mau melindungi sejumlah saksi yang telah disiapkan. Sebab, dalam aturan yang berlaku, LPSK hanya bisa memberikan perlindungan saksi dalam kasus tindak pidana.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA