Thursday, 24 Sep 2020
Temukan Kami di :
Politik

Yusril: Keterangan Saksi 02 Soal 'Kecurangan Bagian Demokrasi' Sudah Terbantahkan

Fani Fadillah - 21/06/2019 13:08 Yusril Ihza Mahendra

Beritacenter.COM - Terkait kesaksian dari saksi Prabowo, Hairul Anas Suaidi di sidang MK soal materi 'kecurangan bagian dari demokrasi', tim hukum Joko Widodo (Jokowi) mengklaim bahwa kesaksian itu telah terbantahkan. Tim Jokowi menyebut materi tersebut bukan milik Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Baca juga:

"Jadi ini sudah terbantahkan ya apa yang dikatakan oleh saksi sebelumnya, yang terang bahwa ini bukan kata-kata Pak Moeldoko bukan slide Pak Moeldoko bukan slide Pak Ganjar Pranowo, tapi slide dari saksi sekarang ini, Anas Nashikin," ujar Ketua tim hukum Jokowi, Yusril Ihza Mahendra di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jumat (21/6/2019).

Yusril menyebut, Anas Nashikin telah membantah bahwa slide materi 'kecurangan bagian dari demokrasi' disampaikan oleh Moeldoko. Menurutnya, Moeldoko berbicara tidak menggunakan slide.

"Nah, saksi yang sekarang ini adalah ketua panitia kegiatan TOT itu dan dia membantah bahwa itu slide yang digunakan oleh Pak Ganjar ataupun Pak Moeldoko, bahkan Pak Moeldoko itu hanya menutup tidak menggunakan slide sama sekali," kata Yusril.

Yusril mengatakan, slide tersebut dibuat sendiri oleh Anas Nashikin sebagai bahan materinya. Selain itu, disebut tidak ada maksud untuk menyuh saksi melakukan kecurangan.

"Slide yang disampaikan discreen oleh saudara Anas (Hairul Anas) itu adalah screen yang dibuat oleh saksi yang sekarang, ketika dia menyampaikan materi," kata Yusril.

"Dia sendiri yang bikin slide itu, dia yang menyampaikan materi dan sudah dijelaskan dari kata-kata itu. Dia tegaskan bahwa tidak ada sama sekali dimaksudkan supaya saksi-saksi yang dilatih ini dari pihak paslon 01, supaya melakukan kecurangan dalam pemilu dan dalam Pilpres itu tidak ada sama sekali," sambungnya.

Sebelumnya, Hairul Anas menjadi salah satu saksi yang dihadirkan tim hukum Prabowo-Sandi dalam persidangan MK. Caleg PBB itu dihadirkan untuk memberi kesaksian soal materi 'kecurangan bagian dari demokrasi'.

Selain menjadi caleg PBB, Hairul Anas mengaku diangkat sebagai relawan tim IT BPN pascapemilu berlangsung. Saat pemaparan, dia menjelaskan pengalamannya saat mengikuti pelatihan saksi sebagai tim koalisi pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Dalam penjelasannya, dia mengaku, saat pelatihan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, dia diberi salah satu materi dengan judul 'Kecurangan Bagian dari Demokrasi'. Materi itu, katanya, ditayangkan saat Kepala Staf Presiden Moeldoko menjadi salah satu pembicara.




Berita Lainnya

Gibran Rakabuming: Alhamdulillah Dapat No. 1

24/09/2020 18:00 - Indah Pratiwi Budi

BUAH MANIS KONSISTENSI "Si Banteng"

24/09/2020 17:00 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA