Tuesday, 10 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

Kubu Jokowi Pertimbangkan Pidanakan Saksi Kubu Prabowo

Fani Fadillah - 21/06/2019 09:16 Ketua tim hukum Jokowi Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra

Beritacenter.COM - Yusril Ihza Mahendra selaku Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf mengungkapkan pihaknya tengah mempertimbangkan untuk memperkarakan salah satu saksi fakta dari tim hukum Prabowo-Sandi. Ia menduga bukti amplop yang dibawa saksi bernama Beti Kristiana adalah palsu.

Baca juga:

"Ini serius ya masalah amplop ini. Karena diduga palsu dan kemudian ada kemungkinan selesai sidang ini, kami mewakili Pak Jokowi-Ma'ruf apakah beliau ingin saksi ini ditindaklanjuri secara pidana," katanya di Gedung MK, Jumat (21/6).

Menurut Yusril, ada dua jenis kebohongan yang dibawa saksi Prabowo dalam sidang Rabu (19/6) kemarin.

"Ada dua kategori ini. ada yang palsu keterangannya, ada yang palsukan identitas," terangnya.

Diketahui, sidang hari ini beragenda pemeriksaan saksi dari pihak terkait. Anggota Tum Hukum Jokowi-Maruf Luhut Pangaribuan menyatakan pihaknya menghadirkan dua saksi fakta dan dua ahli di sidang lanjutan perkara sengketa Pilpres di MK.

Nama saksi adalah Candra Irawan dan Anas Nashikin. Sementaranama ahli adalah Prof. Edward Omar Syarief Hiariej, guru besar Fakultas Hukum UGM dan Dr. Heru Widodo, Dosen Ilmu Hukum UIA.

"(Total) empat orang, dua ahli. Ahli terutama kita mau melihat tntang TSM (terstrukut sistematis dan masif) sebagaimana dituduhkan dalam surat permohonan," kata Luhut di Gedung MK, Jumat (21/6).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA