Wednesday, 13 Nov 2019
Temukan Kami di :
News

Saksi 02 Tak Meyakinkan, KPU: Keterangan Satu Ahli Cukup Menjawab Semua Hal

Cukup. Apa yang dijelaskan oleh Profesor Marsudi tadi menurut saya cukup mampu menjelaskan semua hal yang tadi malam di perdebatkan

Aisyah Isyana - 20/06/2019 22:05

Beritacenter.COMM - Keterangan Ahli IT Marsudi Wahyu Kisworo dalam sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), disebut Komisioner KPU Arief Budiman sudah cukup menjawab tudingan kecurangan tim hukum Prabowo-Sandiaga terkait Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng).

"Cukup. Apa yang dijelaskan oleh Profesor Marsudi tadi menurut saya cukup mampu menjelaskan semua hal yang tadi malam di perdebatkan," ujarnya usai sidang sengketa pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Baca juga:

Sekedar diketahui, Kisworo pada pemaparannya menjabarkan soal Situng dan situs Situng yang dimiliki KPU. Kisworo yang merupakan perancang untuk situs itu, memastikan jika situs Situng hanya dapat dimasuki oleh KPU.

Dengan adanya pemaparan Kisworo, Arief menilai sudah mampu menjawab apa yang menjadi perdebatan. Untuk itu, alasan tak dihadirkannya saksi, lantaran ahli yang dihadirkan dianggap sudah cukup untuk menjabarkan gugatan tersebut.

Komisioner KPU Hasyiw Asyari yang juga senada dengan Arief menyebut kehadiran satu ahli itu telah mempertimbangkan kesaksian dari kubu Prabowo yang dinilainya tidak cukup meyakinkan.

"Dalam perkembangannya kan orang-orang yang dihadirkan sebagai saksi oleh pemohon dalam pandangan KPU kan tidak cukup meyakinkan untuk memperkuat argumentasi permohonan. Kalau seperti itu KPU mencukupkan diri untuk menghadirkan bukti berupa keterangan ahli," tuturnya.

Hashim mengatakan, untuk keterangan tertulis satu ahli merupakan keterangan terkait anak BUMN dan BUMN. Ahli tersebut adalah Riawan Tjandra.

"Intinya penegasan soal status BUMN dan anak BUMN. Keterangan ahli untuk menegaskan ini adalah BUMN atau anak BUMN," ucapnya.




Berita Lainnya

Kabar Gembira! Ahok Jadi Petinggi Pertamina

13/11/2019 16:07 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA