Wednesday, 24 Jul 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Saksi Prabowo di Sidang MK Tak Membuktikan Apa-apa, Tuduhan Kecurangan Hanya Isapan Jempol Belaka

Lukman Salasi - 20/06/2019 12:05

BeritaCenter.COM – Tim hukum Prabowo-Sandi telah menghadirkan semua saksi di sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). TKN Jokowi-Amin menilai semua saksi yang dihadirkan tak bisa membuktikan apa-apa. Malah dinilainya membuka kenyataan bahwa tuduhan kecurangan hanya isapan jempol belaka.

"Mereka menghadirkan para saksi yang tidak meyakinkan untuk membuktikan tuduhan TSM tersebut," ujar Ace Hasan Syadzily, Kamis (20/6/2019).

"Alih-alih meyakinkan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), yang ada justru membukakan mata seluruh rakyat Indonesia bahwa tuduhan kecurangan itu hanyalah bersifat asumsi dan persepsi sebagaimana pernyataan-pernyataan para saksi itu," imbuhnya.

Ace menyebut tim hukum Prabowo-Sandi tidak siap menghadirkan saksi yang benar-benar memiliki informasi relevan. Kesaksian para saksi dinilainya tidak disertai keyakinan atas dugaan peristiwa kecurangan yang terjadi.

Ace yakin MK sulit untuk mengabulkan permohonan Prabowo-Sandi. Apalagi soal minta ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019.

"Para saksi tidak cukup meyakinkan untuk menunjukan adanya perbedaan selisih hasil suara Pilpres 2019," ucapnya.

"Apalagi jika petitum Tim Hukum 02 meminta agar mereka dimenangkan dengan kesaksian seperti itu. Jangankan untuk dikabulkan untuk memenangkan pasangan 02, untuk dilakukan pemilu ulang di tempat-tempat di mana saksi itu berada saja, tidak memenuhi syarat untuk dilakukan," tegas Ace.

Wakil Ketua TKN Arsul Sani juga menyebut keterangan para saksi Prabowo-Sandi hanya menerangkan soal dugaan kecurangan di beberapa TPS, tidak bisa membuktikan dugaan kecurangan TSM di lingkup nasional.

"Keterangan saksi-saksi paslon 02 hanya pas buat pileg atau pilkada, bukan pilpres. Karena hanya bisa menerangkan soal dugaan kecurangan di beberapa TPS atau bagian kecil dari daerah tertentu saja. Tim hukum paslon 02 tidak mampu menghadirkan saksi fakta yang bisa menerangkan soal kecurangan TSM dalam lingkup yang lebih luas dan besar " kata Arsul.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA