Monday, 21 Oct 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Saksinya Akan Di Bunuh Bila Bersaksi Di MK Ternyata "HOAKS", BW Jadi "Tukang Bohong" Ini Buktinya...

Indah Pratiwi Budi - 20/06/2019 06:33

Beritacenter.COM - Terkait gugatan sengketa Pemilu dari tim hukum Prabowo-Sandiaga di Mahkamah Konstitusi (MK) tentang kecurangan Pemilu 2019, membuat sebagaian orang bertanya-tanya apakah Prabowo kembali dipermalukan dengan kekalahannnya.

Berbagai macam cara pun dilakukan untuk kemenangannya didalam persidangan. Belum lama ini yang membuat kita tertarik iyalah pernyataan Ketua kuasa hukum Prabowo-sandi, yang juga mantan wakil ketua KPK, Bambang Widjojanto membuat narasi kebohongan bahwa saksi yang akan dihadirkan mendapatkan ancaman pembunuhan.

Hingga Tim kuasa hukum #02 ini pun meminta perlindungan saksi ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Konsumen (LPSK). Hal tersebut langsung mendapatkan tanggapan dari salah satu netizen.

Melalui akun twitter @Elina_Vay netizen ini menyidir pernyataan dari tim kuasa hukum #02 yang mengunggah video tersebut menulis “ini saksi 02“

Tampak dalam rekaman video tersebut Hakim MK Aswanto menanyakan pada saksi soal ancaman tersebut.

“Apakah Anda dalam memberi keterangan saudara tidak mendapat tekanan atau ancaman dari pihak mana pun?” kata Aswanto.

“Ada,” balas Agus.

Hakim lantas meminta Agus memberi tahu bentuk ancamannya. Namun Agus menolak. Hakim terus mendesak dan Agus pun membeberkan bentuk ancaman yang dia terima.

“Ancaman pernah sampai pada saya dan keluarga saya tentang ancaman pembunuhan,” kata Agus.

Hakim kembali menanyakan siapa pihak yang mengancam. Untuk hal ini Agus menolak memberi tahu.

“Karena akan menimbulkan persoalan lebih keras pada saya,” ujar Agus.

Hakim kembali bertanya kepada Agus kapan mendapat ancaman. Agus bilang mendapat ancaman pada awal bulan April.

Hakim mengklarifikasi ke Agus jika mendapat ancaman bulan April, berarti yang bersangkutan belum tahu akan menjadi saksi di sengketa hasil pilpres di MK. Dengan demikian, ancaman itu tak terkait dengan kesaksiannya di MK.

“Jadi bukan dengan saksi MK?” kata Hakim Aswanto. “Iya, makanya berkaitan dengan DPT,” balas Agus.

 

Saksikan Video Selengkapnya :




Berita Lainnya

Netizen "BONGKAR BOROK KPK" Suap 31 LSM

19/10/2019 13:15 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA