Wednesday, 13 Nov 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Parah...! Tim Kuasa Hukum #02 Bikin Narasi Kebohongan Saksinya Terancam

Indah Pratiwi Budi - 19/06/2019 07:36

Beritacenter.COM - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni menilai Tim Hukum Prabowo-Sandiaga dinilai kembali membangun narasi tengah mengalami ancaman dalam sidang sengketa Pilpres 2019. Tim 02 ini pun meminta perlindungan saksi ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Konsumen (LPSK).

Menurut Raja, tim hukum Prabowo-Sandiaga membuat kesan bahwa saksi-saksi mereka punya informasi penting dan terancam keselamatannya.

“Mereka sedang membangun narasi bahwa mereka punya banyak saksi yang wow dan terancam keselamatan mereka,” kata Raja, Minggu (16/6/2019).

Ia mengatakan, narasi tersebut omong kosong. Khususnya dalam hal keselamatan para saksi. Raja mengatakan, pada era sekarang, sudah tidak ada lagi penculikan atau intimidasi terhadap pihak tertentu yang menjadi saksi dalam suatu perkara.

Dia berpendapat, pihak 02 sudah sering membangun narasi-narasi negatif sejak awal pemilu. Ia mengingatkan ketika ketua tim hukum 02, Bambang Widjojanto yang merasa dihalangi saat menuju Gedung Mahkamah Konstitusi untuk mendaftarkan gugatan mereka. Padahal, kata Raja, sulitnya akses menuju MK pada saat itu untuk mengantisipasi aksi massa yang ricuh.

“Jadi sejak awal mendaftar di MK, tim hukum 02 banyak melakukan bluffing, membangun narasi politik ketimbang argumen hukum,” kata Raja yang juga menjadi pendamping pengacara 01 ini.

Meski demikian, Raja menghormati langkah mereka yang mencari perlindungan saksi ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Konsumen (LPSK). Dia juga mendorong LPSK untuk mengikuti permintaan tim hukum 02 itu. Tujuannya agar LPSK tidak dituding berpihak oleh tim hukum 02.

“Karena persepsi ini yang secara konsiten dari dulu dijual oleh BPN, Prabowo kalah karena dicurangi. Padahal memang kalah saja,” kata dia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA