Saturday, 20 Jul 2019
Temukan Kami di :
Politik

Tim Prabowo-Sandi Omong Kosong Siapkan Saksi Yang Mengejutkan

Indah Pratiwi - 17/06/2019 08:56

Beritacenter.COM - Mahkamah Kontitusi (MK) akan membuka sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 yang ke dua pada Selasa 17 Juni 2019, besok.

Sidang kedua itu akan diberikan kesempatan kepada termohon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyiapkan jawaban kembali setelah dalam persidangan sebelumnya pemohon, yakni pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyampaikan materi gugatan yang didominasi materi yang kedua atau di luar materi awal.

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni menilai sejak awal mendaftar di MK, tim hukum Prabowo-Sandi banyak melakukan narasi politik ketimbang argumen hukum. Termasuk klaim menyiapkan saksi yang mengejutkan dalam sidang nanti.

"BW (Ketua tim hukum Prabowo-Sandi,Bambang Widjojanto) misalkan mengatakan bahwa mereka dihalang-halangi menuju MK, padahal memang banyak ruas jalan yang ditutup karena kerusuhan Bawaslu akibat demonstrasi pendukung 02," kata Antoni kepada wartawan, Senin (17/6/2019).

Sekarang, kata dia, mereka sedang membangun narasi bahwa mereka punya banyak saksi yang "wow" dan mengklaim keselamatannya terancam.

"Ini omong kosong saja. Kita hidup di negara demokratis. Hampir tidak ada penculikan, tindak kekerasan, intimidasi dan sebagainya seperti yang terjadi pada masa mertua Pak Prabowo memimpin negeri ini," tutur Toni.

Dia mengaku pihaknya mendorong agar Lembaga Penjamin Saksi dan Korban (LPSK) menjalankan amanah konstitusional mereka untuk melindungi saksi saksi memang diperlukan, agar jangan sampai tim hukum 02 kembali membangun imaginasi bahwa LPSK tidak netral.

"Persepsi ini yang secara konsiten dari dulu dijual oleh BPN, Prabowo kalah karena dicurangi. Padahal memang kalah saja," tutupnya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA