Wednesday, 27 May 2020
Temukan Kami di :
News

Menhan soal Tewasnya 9 Korban Rusuh 22 Mei: Harus Diusut, Itukan Nyawa Orang!

Aisyah Isyana - 14/06/2019 19:55

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu berbicara soal tewasnya sembilan orang saat rusuh aksi 22 Mei. Dia menilai, tewasnya 9 orang dalam aksi itu harus diusut, guna mengetahui bagaimana dan siapa yang membunuh mereka.

"Ya memang harus diusut dong. Sembilan itu kan nyawa orang, harus diusut siapa yang bunuh. Bagaimana terbunuhnya? Nah itu tidak ada masalah (dengan pembentukan tim independen)," ujar Ryamizard di Kantor Pusat PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Baca juga :

Ryamizard menilai, penyelidikan terkait tewasnya korban aksi 22 Mei tak mesti dilakukan dengan membentuk tim independen. Menurutnya, pengusutan juga dapat dilakukan dengan kerja sama antar lembaga.

"Ya namanya mengusut atau kerja sama (Komnas HAM dan polisi). Yang penting diusutlah. Siapa pun," katanya.

Menurutnya, pembentukan tim gabungan tak berarti rantai komando lepas dari Kemenko Polhukam. Namun, dia tak menampik adanya tim gabungan dapat lebih membuat pengusutan kasus tewasnya korban dapat lebih baik.

"Saya (kira) nggak pas ya (komando pengusutan lepas dari Kemenkopolhukam) sudah ada polisi, sudah ada segala macam, kita percaya, ya sudah. Tapi gabungan supaya lebih bagus lagi, bagi saya tidak masalah. Masalah ini orang ya mati, masa didiemin aja," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA