Friday, 06 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

Kubu Prabowo Persoalkan Ajakan Baju Putih ke TPS, TKN: Paranoid!

Fani Fadillah - 14/06/2019 16:14 Juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily

Beritacenter.COM - Sebelum hari pencoblosan Pilpres 2019 lalu, capres petahana Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pendukungnya mengenakan baju putih ke TPS. Namun rupanya hal itu kini dipermasalahkan oleh Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyebut baju putih yang dianggap pelanggaran serius adalah sesuatu yang paranoid.

Baca juga:

"Nah, apakah imbauan memakai baju putih dianggap sebagai tekanan psikologis dan intimidasi, menurut saya paranoid itu namanya," kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Ace mengatakan, persoalan baju tak ada hubungannya dengan pilihan seseorang di TPS. Ajakan memakai baju putih, kata Ace, bukanlah bentuk intimidasi.

"Kalau sudah masuk ke dalam TPS kan dia datang sendiri, memilih sendiri. Tidak ada misalnya intimidasi, kecuali kalau misalnya dalam TPS orang dipaksa, 'pokoknya kamu memilih...', itu intimidasi," tegasnya.

Menurutnya, baju putih merupakan simbol kesederhanaan dan bersih dalam bekerja. Menurutnya, ajakan memakai baju putih tidak perlu dianggap sebagai pelanggaran yang serius.

"Yang sifatnya sangat imbauan itu kan kita tahu juga bahwa orang menggunakan baju putih itu kan simbol orang bersih bekerja dan berusaha sederhana. Jadi menurut saya tak perlu juga dipahami sebagai pelanggaran serius, apalagi dinilai sebagai tindakan intimidasi dan tekanan psikologis itu," ungkapnya.

Sebelumnya, Tim kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempermasalahkan ajakan Presiden Jokowi ke TPS dengan baju putih. Menurut kubu 02, hal itu merupakan bentuk pelanggaran serius.

"Bukan hanya melanggar asas pemilu yang rahasia, ajakan memakai baju putih untuk mencoblos di tanggal 17 April itu juga adalah pelanggaran serius atas asas pemilu yang bebas," kata tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (14/6).

Bambang mengatakan ajakan ke TPS memakai baju putih pada 17 April melanggar asas rahasia sebagaimana diatur dalam Pasal 22 E ayat 1 UUD 1945.




Berita Lainnya

Anggaraan TGUPP DKI Jakarta Diminta untuk Dihapuskan

05/12/2019 14:45 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA