Saturday, 07 Dec 2019
Temukan Kami di :
News

TKN Sebut Tim Hukum Prabowo Imajinatif Soal Tudingan Manfaatkan Anggaran

Makanya itu yang saya bilang, itu imajinatif. Tidak ada cerita memanfaatkan anggaran negara

Aisyah Isyana - 14/06/2019 16:05

Beritacenter.COM - TKN Jokowi-Ma'ruf angkat bicara soal tudingan tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga yang menyebut Presiden Jokowi menyalahgunakan anggaran dengan matang dan sistematis di Pilpres 2019. TKN menyindir kubu Prabowo imajinatif mengarang cerita.

"Makanya itu yang saya bilang, itu imajinatif. Tidak ada cerita memanfaatkan anggaran negara," ujar Wakil Ketua TKN, Arsul Sani di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

"Pak Jokowi memang Presiden yang sedang menjabat, mau nggak mau pasti dia tetap memimpin jalannya pemerintahan, jalannya negara," kata Arsul.

Baca juga :

Arsul mengatakan, seorang pemimpin negara tentu akan menggunakan anggaran negara saat mennnjalankan pemeritahan. Namun, saat pemerintahn mengajukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tentu saja harus melalui persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dengan begitu, upaya penyalahgunaan anggara pasti akan disoroti jika benar adanya.

"Ketika memimpin negara dan pemerintahan tentu menggunakan anggaran. Soal-soal itu ada pengawasannya di DPR, jadi APBN itu setiap tahun itu kan disahkan nanti juga dengan undang-undang tentang pengesahan APBN, lah kalau nggak benar nanti disoroti di sana," tutupnya.

Sekedar diketahui, tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga menuding Presiden Jokowi menyalah gunakan anggaran. Kubu Prabowo menuding kecurangan penggunaan anggaran dilakukan Jokowi dengan matang dan sistematis.

"Dapat diduga Paslon 01 dan tim kampanyenya akan berdalih bahwa program negara tersebut bukanlah vote buying karena tidak dilakukan oleh paslon sebagaimana diatur dalam Pasal 286 UU 7/2017. Dalih demikian harus dibantah meskipun secara cerdik yaitu disampaikan dalam forum kenegaraan. Hal demikian tidak menghilangkan hakekat bahwa anggaran dan program tersebut sedang disalahgunakan oleh presiden petahana Jokowi untuk kepentingan pemenangan paslon 01," kata kuasa hukum Prabowo Bambang Widjojanto di gedung MK, Jakarta Pusat.




Berita Lainnya

Gara-gara Becanda Bawa Bom, 2 Penumpang Dibui

07/12/2019 01:08 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA