Monday, 26 Oct 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Tim Kuasa 01 "Ogah" Terpancing Isu Propaganda Yang Dibuat Tim Kuasa Hukum 02

Indah Pratiwi Budi - 14/06/2019 12:44

Beritacenter.COM - Tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengaku tak terpancing dengan sejumlah isu propaganda dari tim hukum paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menjadi gugatan sengket Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami tidak terpancing dengan masalah Pak Ma’ruf Amin apakah masih apakah masih menjadi pegawai BUMN BNI Syariah karena kami melihat hal itu tidak usah dipersoalkan di MK lagi," ujar Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra saat ditemui di Gedung MK, Jakarta, Kamis (13/6).

Selain isu jabatan Ma'ruf Amin sebagai Dewan Pengawas Syariah di Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah. Pihak 02 juga mempermaslahkan prihal sumbangan dana kampanye. Namun, kata Yusril, pihaknya sudah siap menjawab segala tuduhan yang dialamatkan kepada pihak 01.

"Begitu juga persoalan sumbangan dana kampanye paknjokowi itu sebenarnya tidak menjadi fokus tapi ya biarlah itu sudah menjadi bagian dsri propaganda dari pihak pemohon 02," kaya Yusril.

"Kalaupun itu harus dibahas di persidangan kami sudah siap untuk menjawab dan menyanggah apa yang diberikan," lanjutnya.

Sebelumnya, tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyambangi Gedung MK pada Senin 10 Juni 2019. Kedatangan mereka untuk membawa perbaikan permohonan sengketa. Ternyata, nama Ma'ruf Amin masih tercatat sebagai pejabat BUMN. Hal ini menyalahi Pasal 227 huruf P dalam Undang-Undang Pemilihan Umum, bahwa seseorang calon harus berhenti jadi pejabat BUMN.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA