Wednesday, 30 Sep 2020
Temukan Kami di :
News

Diduga Ada Aktor Lain, Polri Kembangkan Kasus Kerusuhan 22 Mei

Fani Fadillah - 13/06/2019 19:21 Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal

Beritacenter.COM - Sejumlah tokoh purnawirawan TNI terseret dalam kasus kerusuhan 22 Mei 2019 lalu. Mereka diantaranya mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen, eks Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko, dan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Mohammad Sofjan Jacoeb. Ketiganya ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata ilegal.

Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menjelaskan, Polri tak pernah menyebut mereka sebagai dalang kerusuhan 22 Mei 2019. Kendati demikian, polisi terus melakukan pengembangan karena diduga ada aktor intelektual dibalik tragedi kerusuhan itu.

"Kan saya sedang mengembangkan, bahwa proses penyelidikan dan penyidikan progres. Penyidik itu kerjanya membuat terang tapi dia harus didukung dengan bukti-bukti, alat bukti, transaksi, petunjuk mengenai itu akan berkembang, saksi," tutur Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2019).

Menurut Iqbal, Polri akan terus mengejar siapapun yang terlibat tindak pidana dalam lingkaran kasus kerusuhan 22 Mei 2019. Pasalnya, aksi yang awalnya berlangsung damai itu berubah brutal dan menimbulkan korban jiwa.

"Penyidik merangkai ini, berbicara ini, ini, itu, kan terus didalami. Bisa jadi berkembang (ke aktor lainnya). Saya kira itu," jelas dia.

Saat ini polisi bekerjasama dengan sejumlah instansi terkait seperti Komnas HAM dan Ombudsman guna menginvestigasi kasus tersebut. Nantinya setiap temuan penyidik akan disimpulkan bersama hingga perkara tersebut terungkap jelas.

"Yang bertanggung jawab (atas korban tewas) tergantung dengan proses investigasi itu. Nanti terang benderang. Polri tidak bekerja sendiri. Ada lembaga-lembaga independen, gitu ya," Iqbal menandaskan.




Berita Lainnya

Ridwan Kamil : Keluarga Saya Korban Kekejaman PKI

30/09/2020 13:53 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA