Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Polisi Beberkan 5 Komponen dalam Kasus Kepemilikan Senpi Kivlan Zen Cs

Jadi ada lima komponen dalam kejahatan tersebut. Tetapi pada proses penyidikan, ini lebih dikonsentrasikan tentang kepemilikan senjata api secara ilegal

Aisyah Isyana - 12/06/2019 20:20

Beritacenter.COM - Polisi tengah fokus menuntaskan penyidikan kasus kepemilikan senjata api Mayjen (Purn) Kivlan Zen cs. Terkait kasus ini, polisi menyinggung soal lima komponen.

"Jadi ada lima komponen dalam kejahatan tersebut. Tetapi pada proses penyidikan, ini lebih dikonsentrasikan tentang kepemilikan senjata api secara ilegal," jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Rabu (12/6/2019).

Baca juga :

Untuk itu, jelas Asep, polisi saat ini akan lebih memfokuskan kasus kepemilikan senjata, disamping kasus lain yang juga menyeret Kivlan, yakni kasus dugaan makar dan hoax. Polisi juga masih terus mendalami motif sebenarnya para tersangka melakukan kejahatan.

"Motifnya masih terus kita akan dalami," imbuh Asep.

Dalam kasus Kivlan, jelas Asep, polisi menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Adapun kedelapan orang itu berada di komponen-komponen yang berbeda, yakni inisiator, penyandang dana, pembeli, hingga penyedia senjata api.

"Kemudian siap merencanakan aksi pembunuhan tersebut, dan yang terakhir adalah calon-calon eksekutornya," sambung Asep.

Sebelumnya, Polri sendiri sudah membuka hasil penyidikan atas para pelaku yang ditangkap terkait kepemilikan senjata api ilegal untuk kerusuhan 22 Mei. Dalam konfrensi persi di Kemenko Polhukam, Selasa (11/6) kemarin, para tersangka mengakui perbuatannya di berita acara pemeriksaan (BAP) yang disampaikan ke publik oleh polisi.

Adapun para tersangka terkait kasus ini yakni, di antaranya H Kurniawan alias Iwan, Tajudin, dan Irfansyah. Tersangka H Kurniawan alias Iwan, Tajudin, dan Irfansyah dalam proses penyidikan diduga punya keterkaitan dengan Kivlan Zen (KZ), juga satu tersangka lainnya, yakni Habil Marati (HM).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA