Saturday, 21 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Prabowo Imbau Pendukung Tak ke MK, Moeldoko: Bijaksana!

Fani Fadillah - 12/06/2019 17:44

Beritacenter.COM - Jelang sidang gugatan hasil pilpres 2019, calon presiden Prabowo Subianto mengimbau para pendukungnya agar tak hadir di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) saat sidang berlangsung 14 Juni mendatang. Sikap itu pun menuai pujian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca juga:

"Saya pikir itu imbauan yang bagus. Jangan ambigu. Jadi Pak Prabowo sudah mengatakan 'kita mengambil jalan konstitusi', sudah jelas mengatakan begitu kenapa masih ada peristiwa di jalanan. Nah itu berarti kan ambigu. Jangan. Itu sudah keputusan Pak Prabowo yang sangat bijaksana itu, tidak ada lagi yang turun ke jalan," ujar Ketua Harian TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko, di gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Ia berharap agar pendukung Prabowo bisa mengikuti imbauan tersebut.

"Jadi jangan lagi yang di kanan-kirinya mengembangkan pemikiran yang ambigu, jangan satu sisi ke MK, satu sisi masih saja di jalanan. Nah itu nggak benar," ucapnya.

Dalam sidang gugatan di MK paslon Jokowi-Ma'ruf menjadi pihak terkait. Pihak Jokowi-Ma'ruf mengaku sudah siap menghadapi gugatan tersebut.

"Ya kita udah siap secara substansi, kita sudah menyiapkan. Menurut saya, kita monitor dari materi gugatan, itu bisa diatasi oleh tim hukum kita yang relatif sangat kredibel. Jadi nggak masalah," ujar Moeldoko.

Sebelumnya, Prabowo memohon para pendukungnya selama proses tersebut tidak usah hadir di gedung MK dan sekitarnya. Kemudian Prabowo menyatakan dia dan Sandiaga telah menyerahkan penyelesaian sengketa Pilpres 2019 lewat jalur yang konstitusional, yakni melalui MK. Dia mengimbau para pendukungnya menghindari kekerasan.

"Dari awal, saya dan Saudara Sandiaga Uno terus berpandangan dan bertekad untuk melakukan aksi-aksi damai menghindari semua kekerasan. Kalaupun ada kegiatan dan acara pernyataan pendapat di hadapan umum, tetap harus dilaksanakan dengan damai dan antikekerasan," kata Prabowo dalam video yang dikirimkan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Selasa (11/6).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA