Wednesday, 26 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Inilah Leader dan Eksekutor Yang Akan Membunuh 4 Tokoh Nasional dan Satu Pimpinan Lembaga Survei

Lukman Salasi - 12/06/2019 14:58

BeritaCenter.COM – Para pelaku atau eksekutor yang disuruh melakukan pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei akhirnya diungkap. Para eksekutor itu mengaku disuruh Kivlan Zen.

Para pelaku itu diungkap dalam konferensi pers yang dilakukan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal didampingi Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Sisriadi, dan Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi di Kantor Kemenkopulhukam, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Keempat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei yang jadi target pembunuhan adalah Menko Polhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere. Serta Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.

Para pelaku yang diungkap kepolisian adalah Kurniawan alias Iwan selaku leader eksekutor. Berdomisili di Cibinong, Bogor. Sosok Iwan alias HK merupakan mantan anggota satuan elite Kopassus.

“Saya diamankan polisi terkait ujaran kebencian, kepemilikan senjata api, dan ada kaitannya dengan senior saya, jenderal saya, yang saya hormati dan saya banggakan, yaitu Bapak Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen. Di mana pada bulan Maret, saya dan saudara Tajudin (eksekutor) disuruh datang ke Kelapa Gading oleh Kivlan Zen,” ujar Iwan dalam video testimoninya yang dirilis kepolisian.

Dalam video itu diungkap bahwa peran HK alias Iwan menyuruh Tajudin (eksekutor) yang akan membunuh keempat tokoh nasional tersebut.

"Nama Tajudin, tempat tanggal lahir Bogor 11 Januari 1979. Saya mendapatkan perintah dari Bapak Mayjen Purnawirawan Kivlan Zen melalui Bapak Haji Kurniawan alias Iwan untuk menjadi eksekutor penembakan target atas nama satu, Wiranto, dua, Luhut Pandjaitan, tiga, Budi Gunawan, empat, Gories Mere," ujarnya dalam tayangan video tersebut.

"Saya diberikan uang tunai total 25 juta dari Bapak Mayjen Purnawirawan Kivlan Zen melalui Haji Kurniawan alias Iwan. Kemudian rencana penembakan dengan senjata laras panjang kaliber 22 dan sejata laras pendek. Senjata tersebut saya peroleh dari Haji Kurniawan alias Iwan"," tambahnya.

Sedangkan pelaku lainnya yang ditugaskan membunuh Yunarto Wijaya adalah Irfansyah.

Melalui video yang diputar di Kemenkopulkuman pada Selasa (11/6/2019), Irfansyah mengaku mendapatkan perintah dari Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zen untuk mengeksekusi Yunarto. Irfansyah pun mengaku mendapatkan upah sebesar Rp 5 juta jika berhasil membunuh Yunarto.

"Dia mengambil uang operasional 5 juta. Kami langsung survei ke lokasi yang diperintahkan pak Kivlan. Alamat pak Yunarto di Duren Tiga," beber Irfansyah.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA