Wednesday, 26 Jun 2019
Temukan Kami di :
Politik

Saling Ancam...! Gerindra VS Demokrat "Kembali Memanas"

Indah Pratiwi Budi - 12/06/2019 12:02

Beritacenter.COM - Konflik antara Partai Demokrat dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi semakin memanas. Setiap hari selalu ada saja serangan yang menyudutkan antara keduanya. Hubungan koalisi ini pun tak lagi manis. Sindirian serta ancaman pun mewarnai romantisme politik keduanya.

Perseteruan Demokrat-BPN meruncing setelah Prabowo dikecam publik karena mengungkap pilihan politik mendiang Ani Yudhoyono. Prabowo melontarkannya usai bertakziah ke kediaman SBY. Ketika itu Prabowo mengungkapkan bahwa Almarhumah mendukungkungnya di Pilpres 2014 dan 2019.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade pun mengatakan, bahwa ucapan Prabowo tidak datang tiba-tiba. Menurutnya Prabowo justru diminta oleh SBY untuk memberikan testimoni mengenai Ani Yudhoyono. SBY pula yang memberitahu pilihan politik Ani kepada Prabowo.

Merasa disudutkan, Partai Demokrat menyerang balik tim pemenangan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu.

Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menantang buka-bukaan BPN terkait pernyataan Prabowo ketika bertakziah di rumah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/6/2019) lalu. Ucapan Prabowo, kata Ferdinand bisa membuat gempar jika dibuka.

“Bagaimana kalau kami buka pembicaraan antara Pak SBY dan Pak Prabowo kemarin itu di sana. Ketika Pak SBY menanyakan ke Pak Prabowo bagaimana ke depan. Kalau kami buka ke publik tentang jawaban Pak Prabowo, apakah Prabowo sudah siap kalau kami buka pembicaraan itu?,” kata Ferdinand seperti dlansir iNews.id, Minggu (9/6/2019).

Politikus Partai Demokrat itu menyebut jawaban Prabowo saat itu mencengangkan. Bahkan, menurutnya, jika dibuka dapat membuat geger para pendukung setia pasangan calon 02.

BPN pun tidak takut jika perbincangan SBY-Prabowo dibongkar ke publik. Andre menjawab tidak takut jika perbincangan soal pilihan politik Alm. Ani Yudhoyono dibongkar karena bersumber dari SBY, padahal Ferdinand Hutahaean menantang buka-bukaan pernyataan Prabowo soal tindak lanjut pasca Pemilu.

Jelas sudah bahwa BPN hanya sok-sok an berani, padahal jawabannya tidak nyambung.

“Pak SBY bertanya, ‘ke depan bagaimana?’. Dan Prabowo menjawab sesuatu kepada kami. Kalau saya buka jawaban Prabowo, mereka siap ga?” tanya Ferdinand lagi.

Politikus Partai Demokrat itu menyebut jawaban Prabowo saat itu mencengangkan. Bahkan, menurutnya, jika dibuka dapat membuat geger para pendukung setia pasangan calon 02.

“Loh, ya iya pasti gegerlah. Gimana enggak geger, kasihan nanti pendukungnya, terbelalak matanya yang sudah membully Partai Demokrat. ‘Hah? Seperti begitu toh.’ Mau dia (jawaban itu kami bongkar)? Siap? Siap enggak dia? Biar saya buka,” kata Ferdinand.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA