Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Kubu Prabowo Baru Permasalahkan Posisi Ma'ruf di Bank, KPU: Menuduh KPU Tak Cermat?

Tuduhan itu sama dengan menuduh bahwa KPU ketika proses pencalonan itu tidak hati-hati, tidak cermat, kira-kira begitu kan

Aisyah Isyana - 11/06/2019 20:25

Beritacenter.COM - KPU mengaku heran tim hukum Prabowo-Sandiaga mempermasalahkan posisi KH Ma'ruf Amin di dua bank ke Mahkamah Konstitusi (MK). KPU mempertanyakan sikap kubu Prabowo yang baru mempermasalahkan hal itu usai Pilpres berlangsung.

"Kalau kemudian keberatan baru disampaikan sekarang kan jadi pertanyaan," ujar komisioner KPU Hasyim Asyari di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

Baca juga :

Hasyim menjelaskan, jabatan Ma'ruf pada posisi yang dipermasalahkan sudah diketahui sejak awal pendaftaran. Kubu Prabowo mempermasalahkan posisi Ma'ruf di BNI Syariah dan Mandiri Syariah, dimana di situs resmi kedua bank itu sendiri jelas mencatatkan Ma'ruf yang menempati posisi Ketua Dewan Pengawas Syariah.

"Sejak awal kan semuanya orang tahu dan pasti orang itu kan menelusuri mana lawan tanding, atau lawan tarungnya dalam pilpres pasti semuanya mengetahui," kata Hasyim.

Menurutnya, pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga sendiri sebelumnya tak pernah mempermasalahkan posisi Ma'ruf di kedua bank itu dalam rekapitulasi dan tahapan Pilpres 2019.

"Rekapitulasi di tingkat pusat tidak pernah ada yang keberatan yang berkaitan dengan selisih, salah penulisan, atau indikasi manipulasi suara yang berkaitan dengan itu," kata Hasyim.

"Sepanjang yang saya ingat dan ketahui ya dan media pasti meliput kan. Termasuk itu (posisi jabatan Ma'ruf)," sambungnya.

Untuk itu, Hasyim menyebut gugatan yang disampaikan tim hukum Prabowo terkait posisi Ma'ruf sama saja menuduh KPU tidak cermat.

"Tuduhan itu sama dengan menuduh bahwa KPU ketika proses pencalonan itu tidak hati-hati, tidak cermat, kira-kira begitu kan," ujar Hasyim.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA